
AMBON,Nunusaku.id,- Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon kembali mewisudakan lulusan terbaiknya untuk periode pertama tahun 2026, Jum’at (24/4/26).
Wisuda sarjana dan Pascasarjana itu dilakukan dalam rapat senat terbuka di auditorium Kampus “Harmoni dalam Keragaman” Desa Halong Kota Ambon yang dihadiri Direktur Pendidikan Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI, Suwarsono, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Maluku, perwakilan LLDIKTI wilayah XII, pimpinan lembaga keagamaan, pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta serta pimpinan Bank mitra.
Dari 97 wisudawan, mereka terdiri dari 5 Doktor Pendidikan Agama Kristen (PAK), 1 Doktor Musik Gerejawi, 5 Magister PAK, 4 Magister Muger, 20 sarjana PAK, 7 Sarjana Bimbingan Konseling Kristen (BKK), 12 Sarjana Pendidikan Kristen Anak Usia Dini (PKAUD), 9 Sarjana Teologi, 5 Sarjana Pastoral Konseling (PK), 9 Sarjana Pariwisata Budaya dan Agama, 20 Sarjana Pendidikan Seni Musik.
Rapat senat terbuka yang dipimpin Ketua Senat Dr. Jusuf. Kelelufna, MTh, didampingi Rektor IAKN Ambon Prof. Dr. Jance Z Rumahuru, MA dan anggota senat, mengusung tema “Mendidik dengan Cinta, membangun SDM Unggul menuju masyarakat maju dan berdaya saing”.
Kelelufna katakan, wisuda ini hari istimewa selain bagi para wisudawan, tetapi juga bagi orang tua, keluarga dan civitas akademika IAKN Ambon. “Ini menjadi bukti kalian telah sukses menempuh pendidikan di kampus ini,” tandas Kelelufna.
Dirinya yakin, para lulusan Doktor, Magister maupun Sarjana, nantinya mampu berkontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara, melalui peran dan tanggungjawab yang diemban di medan gumul kerja dan juang masing-masing.
Sementara, Rektor Prof. Jance Rumahuru akui, wisuda kali ini yang secara statistik turun dibanding periode Oktober 2025 lalu, bukan tanpa alasan. Sebab IAKN menyesuaikan dengan transisi perubahan kurikulum yang telah berjalan dua tahun terakhir.
“Kita fokus mengejar lulusan tepat waktu sehingga mereka lulus tidak sampai 4 tahun atau 3,5 tahun. Walau sedikit, tapi kita mendapat lulusan terutama Pascasarjana hampir semua tepat waktu. Dengan metode kuliah yang diterapkan pula berhasil, online dan offline,” jelas Rumahuru.
Tetapi sekaligus akuinya, wisuda ini menandai berakhirnya kepemimpinan Rektor periode 2022-2026. Karena itu penting dipertegas selama ini sebagai mitra pembangunan masyarakat dan bangsa, IAKN Ambon telah mengimplementasi Asta Cita Presiden terutama Asta Cita nomor 1,4,6,8 melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan program kampus lainnya, serta Asta Protas Menteri Agama.

Hal ini sejalan dengan tema wisuda yang diangkat sarat makna. Bahwa mendidik dengan cinta, adalah komitmen IAKN Ambon untuk melayani sepenuh hati, membentuk sosok yang siap mengabdi kepada masyarakat dengan kesadaran yang tinggi terhadap nilai-nilai kemanusiaan, keagamaan dan kebangsaan.
“Pendidikan sejati tidak hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan spiritualitas, yang apabila dilakukan dengan penuh kasih dan kepedulian, maka akan menghasilkan SDM unggul dengan integritas dan profesionalitas yang diharapkan masyarakat,” ujarnya penuh keyakinan.
Rumahuru pun berharap, para Cendekia muda yang diwisuda hari ini, diharapkan menjadi pelopor dan agency untuk kemajuan di berbagai sektor, dalam rangka transformasi masyarakat sebagaimana yang diharapkan.
“Para wisudawan ini dapat diandalkan sebagai sumber daya pembangunan bangsa Indonesia, sesuai bidang keilmuan dan ketrampilan yang dimiliki. Kami sebagai perguruan tinggi telah sediakan tenaga profesional dan handal. Kiranya pemerintah, stakeholders terkait serta masyarakat luas dapat manfaatkan sesuai kebutuhan,” tukasnya.
Di tempat yang sama, Gubernur Maluku yang diwakili Yahya Kotta, Plt Kepala Dinas PKP Maluku menegaskan, wisuda ini membuktikan IAKN Ambon terus berupaya dan bekerja keras hasilkan lulusan anak bangsa dalam bidang pendidikan tinggi serta terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi di daerah ini.
“Keberhasilan saudara-saudara menyelesaikan pendidikan di IAKN Ambon membuktikan bahwa semangat belajar dan keinginan untuk maju tidak mengenal batas ruang dan waktu. Inilah wujud komitmen kita bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku,” sebut Gubernur.
Kontribusi para dosen, mahasiswa dan alumni tambahnya, sangat penting untuk bersama pemerintah dan stakeholder lain mewujudkan masyarakat Maluku yang cerdas maju aman dan sejahtera. Ini adalah tugas bersama yang diinspirasi dan dimotivasi oleh nilai-nilai agama dan budaya atau kearifan lokal.
“Wisuda hari ini bukan sekedar seremoni, melainkan tonggak awal dari perjalanan besar. Gelar yang diraih bukan hanya simbol pencapaian akademis, tetapi amanah untuk memimpin dan melakukan perubahan. Tidak hanya di Maluku, tetapi di panggung nasional bahkan global,” jelas Gubernur.
Diketahui, acara wisuda periode I tahun 2026 itu dirangkai dengan penyerahan para wisudawan kepada pengurus alumni, serta pengucapan ikrar wisudawan.
Selain wisuda, rapat senat terbuka itu juga dihelat menyongsong Dies Natalis IAKN Ambon, menjadi momentum penegasan kampus bertajuk “Harmoni dalam Keragaman” itu komitmen dan siap berkompetisi di dunia perguruan tinggi, mencetak SDM unggul untuk berkarya di masyarakat dan bangsa. (NS)








