Warga Mahia Kesulitan Air Bersih, PDI Perjuangan Datang Membawa Solusi
IMG-20261014-WA0000

AMBON,NUNUSAKU.ID,– Merespons krisis air bersih yang dialami masyarakat Dusun Mahia, Negeri Urimeseng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, DPC PDI Perjuangan Kota Ambon menyalurkan bantuan sarana penunjang air bersih, Selasa (13/10/26).

Bantuan tersebut diberikan menyusul kesulitan warga memperoleh air bersih ditengah kondisi cuaca ekstrem yang dikaitkan dengan fenomena El Nino.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Anggota DPR RI daerah pemilihan Maluku, Mercy Christy Barends, didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Lucky Leonard Upulatu Nikijuluw, bersama sejumlah pengurus DPC lainnya.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa dua unit tandon penampung air berkapasitas masing-masing 3.500 liter dan 2.500 liter, empat unit mesin pompa air, serta 100 batang pipa. Seluruh bantuan tersebut diperuntukkan bagi dua titik pelayanan air bersih di Dusun Mahia.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Lucky Upulatu Nikijuluw, mengatakan bantuan itu wujud kepedulian partainya terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

“PDI Perjuangan Kota Ambon turut berbelarasa dengan kondisi akibat El Nino yang terjadi di Maluku secara umum, khususnya Kota Ambon. Kami datangi Dusun Mahia untuk menyerahkan bantuan guna mengurangi beban krisis air yang dialami masyarakat,” ujar Nikijuluw kepada wartawan usai penyerahan bantuan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Ambon itu menegaskan, persoalan krisis air bersih yang dihadapi warga Mahia butuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Karena itu, bantuan sarana penunjang tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Namun, menurut Nikijuluw, penanganan krisis air tidak cukup hanya melalui bantuan sarana penunjang. Upaya tersebut juga perlu dibarengi kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan, terutama kawasan hutan yang memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan sumber daya air.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan maupun menebang pohon yang berpotensi memperburuk kerusakan lingkungan.

“Harapan kami, ditengah kondisi yang ada, masyarakat harus tetap menjaga lingkungan. Tidak boleh membakar sembarangan dan tidak boleh menebang pohon. Kita harus lestarikan lingkungan demi menjaga bumi dan hutan untuk kepentingan anak cucu kita ke depan,” pesannya.

Anggota DPRD Kota Ambon tiga periode itu juga mengingatkan kondisi cuaca yang tidak menentu harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat. Praktik pembakaran lahan tanpa memperhitungkan risiko dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang berpotensi memperparah kerusakan lingkungan.

“Ditengah kondisi cuaca yang tidak baik, kami berharap masyarakat lebih memperhatikan hutan dan lahan. Jangan membakar sembarangan karena dapat berakibat fatal dan memicu kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, Nikijuluw berharap kebutuhan air bersih masyarakat Dusun Mahia dapat terbantu. Lebih dari itu, ia mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan perubahan kondisi cuaca. (NS)

Views: 2
Facebook
WhatsApp
Email