
AMBON,Nunusaku.id,- Calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Maluku nomor urut 3, Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath dinilai merupakan pasangan yang ideal untuk Maluku lebih baik lima tahun kedepan.
Selain karena perpaduan dua kekuatan, politisi dan pengusaha, tetapi Paslon dengan akronim Lawamena itu punya pengalaman dan memiliki jaringan ke nasional, terutama Lewerissa yang adalah Ketua DPD Gerindra Maluku, anak buah Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.
“Katong saat ini harus pilih pemimpin yang harus amanah, santun dan cerdas untuk Maluku pung bae. Duet Lawamena ini pasangan ideal, sangat santun. Tidak salah jika warga Buano memilih keduanya,” sebut Ketua DPW Gelora Maluku, Thalib Soumena saat kampanye di Desa Buano Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Minggu (20/10).
Baginya, pilihan ke Lawamena tidak salah. Mantan anggota DPRD Maluku itu pun tegaskan siap bertanggungjawab dengan pilihan itu.
“Warga Buano tidak boleh salah pilih pemimpin. Beta yakin, antusiame masyarakat di tiap kampanye yang tanpa dibayar dan diiming-imingi sesuatu, tapi murni ingin dengar visi perubahan Lawamena menunjukkan kemenangan Pilkada Maluku bisa terwujud,” tegasnya.

Sementara itu, politisi Gerindra Rustam Latupono menegaskan, warga Buano dan di SBB khususnya tidak boleh terpengaruh narasi negatif “sabuah sabiji sa” yang digiring pihak lawan untuk maksud lain yang tidak mencerdaskan masyarakat.
“Yang sabuah sabiji par Maluku cuma HL-AV. Kenapa?. Karena seorang Hendrik Lewerissa itu punya koneksi ke pusat, dengan Presiden Indonesia. Katong yakin, dengan koneksi itu bisa membawa Maluku keluar dari kemiskinan, ketertinggalan di segala bidang,” tegasnya.
Mantan anggota DPRD Kota Ambon itu pun mengajak masyarakat yang ingin Maluku bangkit dan keluar dari ketertinggalan, keterpurukan untuk memilih pemimpin baru untuk Maluku baru yaitu Hendrik-Vanath.
Di depan warga Buano, calon Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan, ketika diperintah Prabowo Subianto, Presiden terpilih ke Maluku untuk nyalon Gubernur, selaku kader langsung yang sudah mengabdi 23 tahun tidak ada pilihan lain selain siap.
“Dan saya percaya, ketika melepas kursi DPR-RI di periode kedua dengan semua kenyamanannya, maka ini adalah kesempatan dan anugerah untuk berbuat bagi Maluku lebih banyak. Kesempatan tidak datang dua kali,” jelasnya.
Kesempatan itu menurut HL, karena saat ini Maluku memang ada dalam keadaan tidak baik-baik saja, terpuruk dan tertinggal. Situasi itu harus diakhiri lima tahun kedepan.
Menurutnya, pasangan Lawamena sudah punya rencana, langkah dan kegiatan strategis yang akan dilakukan lima tahun kedepan sebagai jalan keluar terhadap semua masalah di Maluku.
“Untuk wujudkan rencana itu, katong butuh kemenangan di 27 November 2024. Kemenangan sudah di depan mata, jika katong konsisten dengan pilihan ke nomor 3, Lawamena. Tidak terpengaruh bujukan uang, beras dan lainnya,” tegasnya. (NS)



