
AMBON,Nunusaku.id,- Wakapolda Maluku Brigjen Pol Samudi berharap seluruh personel yang akan dikerahkan mengamankan perayaan Natal hingga Tahun Baru (Nataru) agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan maksimal.
“Para personel gabungan baik TNI, Polri dan Pemerintah Daerah diharapkan mampu berikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan di pos-pos pengamanan,” pintanya dalam rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral bersama instansi terkait untuk kesiapan pengamanan Nataru, Rabu (11/12).
Rakor yang dipimpin Wakapolda didampingi Kasdam XV/Pattimura, Brigjen TNI Nefra Firdaus dan Kakanwil Kemenag Maluku, H. Yamin berlangsung di Rupatama Polda Maluku.
Rakor ini turut dihadiri para pimpinan Forkopimda Maluku atau yang mewakili, beserta stakeholder terkait lainnya.
Samudi juga minta personel lalulintas, agar bisa melakukan sekat dan rekayasa lalulintas di sejumlah daerah yang berpotensi terjadinya kemacetan, balap liar atau pawai kendaraan bermotor.
“Lakukan rekayasa lalulintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berdampak pada terhambatnya aktifitas masyarakat yang akan melaksanakan ibadah Natal dan Tahun Baru,” pintanya.

Wakapolda juga berikan apresiasi kepada PT. Pelni yang telah menambahkan tiga kapal untuk mengantisipasi lonjakan pemudik jelang libur Nataru.
“Saya minta agar Pos yang didirikan pada Pelabuhan dan Bandara itu benar-benar dapat melaksanakan fungsinya dengan maksimal agar tidak terjadi antrian panjang atau desak-desakan penumpang saat akan naik ke Kapal atau Pesawat,” harapnya.
Kepada instansi terkait lain, Samudi juga berharap untuk memantau kondisi sembako dan pangan agar tidak terjadi kelangkaan, tidak terjadi kenaikan harga, atau adanya penimbunan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Bila terjadi kelangkaan sembako dan pangan, kami berharap segera diambil langkah-langkah agar stok dan harga sembako di wilayah Maluku tetap stabil pada perayaan Natal dan Tahun Baru nanti,” harapnya.
Pihak Telkomsel juga diharapkan dapat mengantisipasi jaringan internet agar jangan sampai terganggu. Ini diharapkan sehingga masyarakat dapat menghubungi keluarganya saat Natal dan Tahun Baru berlangsung.
“Terkait BBM, kami juga minta agar tetap dimonitor agar tidak terjadi kelangkaan di tengah-tengah masyarakat kita,” harapnya.
Sementara, Kakanwil Kemenag Maluku, H. Yamin, mengaku pihaknya telah berikan penyuluhan kepada masyarakat melalui para Imam/Ustadz dan Pendeta agar dapat memberikan ceramah positif kepada jamaahnya.
“Perkuat ketahanan diri umat dalam menjaga persatuan dan kesatuan, memelihara toleransi dan silaturahmi orang basudara, antar umat beragama, sehingga situasi damai tetap tercipta di wilayah Maluku khususnya jelang perayaan Nataru,” harapnya. (NS)





