Waka DPRD Maluku Pimpin Panitia Sidang ke-39 Sinode GPM, Ini Komposisinya
IMG-20240528-WA0002

AMBON,Nunusaku.id,- Sebanyak 152 orang panitia terpilih Sidang ke-39 Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) tahun 2025 dilantik Ketua Umum MPH Sinode GPM Pdt. Elifas T. Maspaitella di Gedung Gereja Rehoboth Klasis Pulau Ambon bertepatan Kebaktian Jemaat, Minggu (26/5).

Selain pelantikan, anggota MPH Sinode bersama Ketua dan Sekretaris Klasis Pulau Ambon turut memberkati panitia yang dipimpin Ketua Umum AMGPM yang juga Wakil Ketua (Waka) DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut.

Dalam akta pelantikan, Maspaitella menitipkan pesan kepada panitia agar menjalankan tugas serta peran dengan menjunjung tinggi nilai keimanan selaku persekutuan orang percaya kepada Yesus Kristus, atas karunia yang berbeda-beda untuk kepentingan secara bersama-sama.

“Ingatlah akan firman Tuhan bahwa apapun juga yang kau perbuat, buatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia sebab kamu tahu bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang diberikan bagini sebagai upah,” ingatnya.

Firman Tuhan lain turut disertakan ke panitia sebagai bekal jalani tugas dan tanggungjawab yakni Kristus adalah Tuhan dan kamu hamba-Nya, karena itu kerjakanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan.

Karena itu berdirilah teguh jangan goyah dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan sebab kamu tahu bahwa persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

“Ingatlah bahwa adalah sesuatu hanya dari dia, oleh dia, kepada dia, dan bagi dialah, kemudian sampai selama-lamanya,” ungkap Maspaitella.

Tak hanya itu, sehari sebelum pelantikan, Sabtu (25/5), Maspaitella juga menegaskan tugas yang diemban bukan saja soal teknis event lima tahunan, namun ini soal keterpanggilan dalam bersaksi dan melayani.

“Ini bukan hanya soal teknis semata, tapi lebih dari itu adalah soal panggilan bersaksi dan melayani sebagai murid Kristus. Sehingga tugas kepanitiaan ini merupakan bagian dari cara kita memuji dan memuliakan Allah, dan semua dapat dikerjakan dengan rasa takut akan Tuhan,” tandasnya.

Hal yang sama juga disampaikan dalam Khotbah Pdt. D. Pattihawean selaku pelayan firman pada Kebaktian, yang soroti terkait dengan tugas dan tanggungjawab yang diemban oleh mereka yang dilantik.

Baginya, melayani sebagai panitia sidang ke-39 Sinode GPM merupakan keterpanggilan serta bentuk ungkapan syukur yang harus jalankan dengan penuh rasa tanggungjawab.

“Sebab persidangan tersebut untuk mengevalusi bentuk-bentuk kehadiran Gereja yang tak hanya menjalankan fungsi minimalis, namun berperan penting dalam hal-hal yang besar seperti fungsi transformati dalam mengsejahterahkan warganya,” ingatnya.

Tak hanya itu, perhelatan lima tahunan ini, akan menghasilkan keputusan strategis sebagai pedoman untuk warga Maluku dan khususnya Jemaat GPM serta melahirkan pemimpin yang berkualitas dan berdedikasi tinggi.

Berikut komposisi panitia pelaksana Sidang ke- 39 Sinode GPM tahun 2025. Ketua Umum (M. Sairdekut), Ketua I (M. M. Lohy). Ketua II (G. W. Lailosa), Ketua III (Pdt. W. Ayal), Sekretaris Umum (Sekretaris Klasis Pulau Ambon), Sekretaris I (R. Rehatta), Sekretaris II (R. Hukubun), Bendahara Umum (Rina Mainake), Bendahara I (W. Risakotta), Bendahara II (Yop Leassa).

Seksi Acara (Ketua Pdt. P. Salenussa), Seksi Dokumentasi dan Humas (Ketua Ronald Lekransy), Seksi Usaha Dana (Ketua J. Silano), Perlengkapan (Ketua A. Pessiwarissa), Dekorasi (Ketua Yen Soplanit), Konsumsi (Ketua Pdt. J. A. Dias/A).

Kemudian seksi Kesehatan (Ketua dr. Trivindana Abednego), Keamanan (Ketua Steven Souisa), Transportasi-Akomodasi (Ketua Melianus Latuihamallo), Sekretariat (Ketua Samy Ritiauw), Expo (Ketua Mei Hehuat) yang dibantu sekretaris dan anggota panitia. (NS)

Views: 18
Facebook
WhatsApp
Email