
AMBON,Nunusaku.id,- Partai Golkar juga menarik untuk dibincangkan publik. Selain gesekan internal yang selalu berakhir penuh drama, suksesi kepemimpinan di tubuh pohon beringin layak juga dinanti, termasuk di Maluku.
Usai tampuk kuasa DPD I resmi disandang duet Umar Lessy-Anos Yermias yang nanti akan dilantik dalam waktu dekat, musyawarah daerah (Musda) Golkar tingkat Kabupaten/Kota pun menanti di depan mata, April 2026 mendatang.
Wilayah yang layak jadi sorotan salah satunya di Maluku Tenggara (Malra). Cukup lama Golkar “kehilangan sentuhan magis” alias tak berjaya di eksekutif. Bahkan legislatif pun, alami fluktuasi kursi.
Misi mengembalikan kejayaan Golkar Malra pun diusung pemuda bernama lengkap Mossad Kenedy Refra. Pria berusia 26 tahun yang dikenal akrab dengan akronim MKR itu sudah pasang “kuda-kuda” untuk maju dan bertekad menang di Musda mendatang.
Meski tak mudah karena pasti lawan yang akan dihadapi adalah incumbent yaitu Nus Rumatora, namun MKR lewat ketua tim suksesnya, Ericson Betaubun optimis jagoannya bakal jadi juara.
Sebab bagi Betaubun yang juga Ketua AMPI Maluku itu, Golkar Malra butuh darah muda yang energik, berintegritas dan punya visi kuat. Dan syarat itu dimiliki MKR, anak tokoh fenomenal asal Kei, Jhon Refra alias Jhon Kei. Apalagi jejak rekamnya sungguh tidak perlu diragukan.
“Kandidat kami ini bukan kaleng-kaleng. Selain calon pengacara muda, tetapi juga saat ini dipercaya sebagai Ketua Ormas MKGR Kabupaten Maluku Tenggara, Ketua DPP AMPI, fungsionaris DPD Golkar Provinsi Maluku dan Wakil Ketua Umum DPP AMKEI,” tandas Betaubun yang juga Wakil Ketua Golkar Maluku itu di Ambon, Minggu (15/2).

MKR kata Betaubun, tak datang dengan tangan kosong. Namun dia membawa visi besar yakni “Golkar Malra yang Maju, Solid, Profesional, Modern dan Melayani Rakyat Menuju Kemenangan Pemilu”. Serta Misi; Modernisasi, Konsolidasi dan Rebut Kemenangan (MKR).
Sebagai anak muda tambah Betaubun, MKR bertekad menerapkan digitalisasi dan mengoptimalisasi ruang media sosial untuk sistem organisasi, informasi, kegiatan, dan target Golkar Malra kedepan.
Demikian pula penguatan struktur partai termasuk peningkatan kapasitas pengurus dan kader dari kabupaten, kecamatan hingga tingkat desa/kelurahan menjadi komitmen ketika dipercaya menjadi nahkoda Golkar Malra.
Terakhir sudah tentu sebagai partai politik, maka target di kontestasi politik kedepan telah dipasang dan karenanya merebut kemenangan untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Bumi Larvul Ngabal adalah harga mati.
“Jika diberi amanah memimpin Golkar Malra, MKR punya target tinggi di Pemilu 2029 mendatang. Yaitu kursi DPRD Kabupaten naik dari dua menjadi lima (5) kursi, mempertahankan 1 kursi DPRD Provinsi dapil Malra-Tual-Aru serta optimalisasi dukungan untuk merebut 1 kursi DPR-RI,” tandas Betaubun.
Selain itu, berperan aktif dengan menargetkan kemenangan pada Pilkada Kabupaten Malra maupun Pilkada Maluku nantinya juga jadi sasaran seorang MKR berikutnya untuk memastikan eksistensi Golkar Malra.
“Dengan visi, misi dan proyeksi kepemimpinan kedepan yang kuat itulah, sebagai ketua tim sukses saya yakin MKR akan mendapat amanah dari kader Golkar dan DPP untuk menjadi nahkoda Golkar di Kabupaten Malra,” demikian Betaubun. (NS)

