Usai "Cecar" Morits, DPW NasDem Bentuk Tim Investigasi Selidiki Fakta
IMG-20250815-WA0006

AMBON,Nunusaku.id,- Langkah tegas terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan Ketua DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela telah diambil DPW NasDem Provinsi Maluku.

DPW telah panggil Morits menghadap di sekretariat DPW, Kamis (14/8) sore. Jajaran DPW hadir untuk “mencecar” eks Ketua DPD NasDem Kota Ambon itu.

Namun masalah belum selesai, masih berlanjut. Sebab DPW sepakat bentuk tim investigasi untuk menyelidiki secara mendalam kasus tersebut.

Hal itu diakui Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Nasdem Maluku, Hamdani Laturua. Menurutnya, langkah pembentukan tim investigasi itu akan menyelidiki dugaan pemukulan staf DPRD dan keterlibatan Morits dalam pesta minuman keras.

“Sesuai undangan yang kami sampaikan, Ketua DPRD telah hadir. Kami tanyakan perihal peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu, dan seluruh anggota partai dari 29 wilayah pertanyakan kejelasan mengenai hal tersebut,” ujar Hamdani di kantor DPW Nasdem Maluku, Kamis (14/8).

Dalam klarifikasinya, Hamdani mengaku, menurut Ketua DPRD Kota Ambon, dirinya tidak terlibat dalam peristiwa pemukulan maupun pesta minuman keras.

“Ketua DPRD menyampaikan bahwa beliau tidak terlibat dalam peristiwa pemukulan maupun pesta minuman keras. Bahwa saat itu situasinya hujan, dan karena rasa kebersamaan sebagai orang Ambon, mereka hanya duduk berkumpul,” ungkap Hamdani.

Namun begitu, DPW NasDem Maluku menurut Hamdani, memandang serius persoalan ini dan akan melakukan investigasi secara menyeluruh untuk mencari fakta yang sebenarnya.

“Dewan wilayah akan melakukan investigasi untuk menyelidiki peristiwa tersebut. Kami tetap akan melakukan investigasi untuk memastikan kebenaran dari pernyataan tersebut,” tegasnya.

Hal itu untuk mencari kebenaran faktual dari pernyataan Morits. “Dewan wilayah sangat menghormati dan akan bentuk tim investigasi untuk melakukan penyelidikan terhadap apa yang disampaikan Ketua DPRD Ambon,” jelas Hamdani.

Hasil investigasi nanti dari sisi politik, jika ditemukan tindakan Ketua DPRD yang bertentangan dengan anggaran dasar, anggaran rumah tangga partai, DPW akui Hamdani, berkewajiban melaporkannya ke DPP agar dapat ditindaklanjuti.

“Tim investigasi akan lakukan investigasi dan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang terkait dengan peristiwa tersebut, seperti yang disebutkan Ketua DPRD, termasuk ‘sekuat’ dan ‘jimron,’ serta para pekerja di sana,” ujarnya.

Dirinya memastikan, tim investigasi akan bekerja secara profesional dan independen untuk mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari pihak-pihak terkait.

Setelah proses investigasi selesai, DPW NasDem Maluku tambahnya, akan menyampaikan hasilnya kepada pimpinan pusat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

“Setelah data-data diperoleh, tim akan kembali ke DPW untuk rampungkan data itu dan menyampaikannya kepada pimpinan pusat. Pimpinan pusat akan panggil Ketua DPRD untuk memberikan klarifikasi ulang, bahkan mungkin sampai ke Mahkamah partai,” kuncinya. (NS)

Views: 16
Facebook
WhatsApp
Email