Unpatti-ITB Jajaki Peluang Kolaborasi Pendidikan & Riset
ITB unpati

AMBON,Nunusaku.id,- Universitas Pattimura (Unpatti) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjajaki peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan karier, dan pengabdian kepada masyarakat.

Hal itu terungkap lewat kunjungan kerja dan silaturahmi pihak ITB bersama alumninya yang mengabdi di Unpatti dan instansi pemerintah lainnya serta swasta di ruang Senat Universitas Pattimura, Ambon, Senin (29/6).

Rombongan ITB dipimpin Direktur Kealumnian ITB, Prof. Sophi Damayanti, didampingi Direktur Persiapan Bersama ITB Dr. Fatimah Arofiati, Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB Prof. Dr. Syafrizal, Ketua Umum Ikatan Alumni ITB, Agustin Perangin-angin, serta Wakil Direktur Humas ITB Dr. Imam Santoso.

Mereka diterima Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun yang menyambut baik kunjungan tersebut.

Kubangun katakan, pertemuan tersebut menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara almamater dan alumni sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan karier, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk membangun sinergi antara perguruan tinggi, alumni, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kemajuan pendidikan serta pembangunan di Maluku.

“Kami berharap pertemuan ini dapat memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, pengajaran, penelitian, maupun pengembangan kealumnian,” ujar Nur Aida.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki, terdapat sekitar 200 alumni ITB yang berdomisili dan bekerja di Maluku. Mereka berkiprah sebagai dosen di Universitas Pattimura maupun di berbagai instansi pemerintah dan sektor lainnya.

“Keberadaan para alumni tersebut merupakan potensi besar yang dapat dioptimalkan untuk mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi yang lebih terstruktur,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Kealumnian ITB, Prof. Sophi Damayanti, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi alumni di daerah.

Selain itu, ITB juga ingin membuka ruang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan karier alumni, pelaksanaan riset, hingga penerapan ilmu pengetahuan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah.

“Alumni merupakan aset strategis yang dapat menjadi jembatan antara almamater dengan kebutuhan pembangunan di daerah,” kata Sophi.

Melalui pertemuan ini, pihak ITB berharap hubungan dengan alumni di Maluku semakin kuat dan mampu melahirkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan pendidikan tinggi dan percepatan pembangunan daerah. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email