Unpatti Gandeng BKI, Mahasiswa TSP Dibekali Pengetahuan Kelayakan Kapal & Peluang Karier
IMG-20261107-WA0009

AMBON,NUNUSAKU.ID,– Program Studi (Prodi) Teknik Sistem Perkapalan, Fakultas Teknik Universitas Pattimura (Unpatti), bekerja sama dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Cabang Pratama Ambon, menggelar kuliah tamu bertema “Menjaga Kapal Tetap Laik Laut di Era Pelayaran Hijau: Belajar dari Praktik Lapangan dan Peluang Karier bagi Lulusan Teknik Sistem Perkapalan”.

Kegiatan yang berlangsung di Aula UPT TIK Lantai 3 Unpatti, Rabu (4/11/2026), ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai pentingnya kelayakan operasional kapal, keselamatan dan keamanan pelayaran, serta penerapan teknologi ramah lingkungan dalam menghadapi perkembangan industri maritim.

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknik Unpatti, Ir. Benjamin Golfin Tentua, S.T., M.T., saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan akademik yang menghadirkan praktisi industri.

Menurutnya, interaksi antara mahasiswa, dosen, dan praktisi menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan sekaligus memperoleh pengetahuan dan pengalaman praktis sebagai bekal menghadapi dunia kerja.

“Kolaborasi tersebut dapat memberi masukan bagi pengembangan proses pembelajaran di Prodi Teknik Sistem Perkapalan (TSP), sekaligus mendukung peningkatan kualitas akademik dan persiapan akreditasi program studi,” ungkapnya.

Tentua mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga dan memperkuat kerja sama yang telah dibangun demi kemajuan Prodi Teknik Sistem Perkapalan.

Ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pemateri serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi sebelum secara resmi membuka kegiatan kuliah tamu tersebut.

Sementara itu, Koordinator Prodi TSP Unpatti, Dr. Novitha L. Th. Thenu, S.T., M.T menjelaskan, kegiatan ini menjadi sarana memperkenalkan PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) sebagai lembaga klasifikasi kapal nasional yang menyediakan berbagai layanan, meliputi Testing, Inspection, Certification, Classification, and Statutory (TICCS).

Menurut Thenu, BKI merupakan mitra strategis yang memiliki keterkaitan erat dengan bidang keilmuan TSP. Bahkan, lulusan program studi tersebut memiliki peluang untuk berkarier sebagai Marine Surveyor, yakni tenaga profesional yang bertugas melakukan pemeriksaan dan penilaian terhadap kondisi serta kelayakan kapal.

Ia menjelaskan, pengetahuan mengenai proses pemeriksaan dan klasifikasi kapal sangat penting bagi mahasiswa, mengingat sistem permesinan merupakan salah satu komponen utama yang menentukan kelancaran dan keselamatan operasional kapal.

“Melalui kuliah tamu ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami lebih jauh proses pengujian, inspeksi, klasifikasi, hingga pemenuhan ketentuan dan regulasi kapal,” tandasnya.

Pemahaman tersebut sekaligus membuka wawasan mahasiswa mengenai peluang kerja di bidang survei kapal, galangan kapal, serta berbagai sektor industri perkapalan.

Lebih lanjut, Thenu mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama yang telah memasuki tahun kedua antara Prodi Teknik Sistem Perkapalan Unpatti dan BKI.

Kerjasama tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri, sekaligus mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi serta keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja.

“Dengan begitu mahasiswa tidak hanya mendapat pemahaman secara teoritis di ruang perkuliahan, tetapi juga memperoleh wawasan praktis berdasarkan pengalaman langsung dari para profesional di industri maritim,” demikian Thenu.

Dalam kegiatan tersebut, BKI hadirkan Surveyor Junior PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Cabang Pratama Ambon, Yeheskiel Hubert Parluhutan, S.T., B.Eng., sebagai narasumber. (NS)

Views: 2
Facebook
WhatsApp
Email