UKPBJ SBT Komitmen Terus Lakukan Pendampingan
IMG-20260214-WA0125

BULA,Nunusaku.id,- Guna meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), memastikan kepatuhan terhadap regulasi terbaru, serta mewujudkan pengadaan yang transparan, akuntabel, dan efisien, Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Level 1, yang sudah berjalan selama tiga hari.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Surya-Bula itu mengacu pada Peraturan Presiden bomor 46 tahun 2025, sebagai Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Kepala Bagian UKPBJ SBT, Sofyan Kelian menyatakan, pelaksanaan Bimtek ini bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat pemahaman para KPA dan PPK terhadap ketentuan terbaru dalam Perpres nomor 46 tahun 2025.

Kegiatan ini diikuti 40 orang peserta dari seluruh OPD lingkup Pemda SBT.

Menurut Sofyan, perubahan regulasi itu membawa sejumlah penyesuaian teknis dalam proses pengadaan, sehingga peningkatan kapasitas aparatur menjadi sangat penting agar pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kaur berjalan sesuai aturan dan terhindar dari kesalahan administrasi.

“Melalui Bimtek ini, kami ingin pastikan seluruh PA, KPA dan PPK memahami mekanisme terbaru pengadaan, mulai dari tahap perencanaan, pemilihan penyedia, hingga pelaksanaan kontrak. Dengan pemahaman yang baik, proses pengadaan di Kabupaten SBT diharapkan semakin tertib, transparan, dan akuntabel,” ujar Sofyan.

Dikatakan, UKPBJ SBT berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan teknis kepada seluruh OPD guna mendukung kelancaran pelaksanaan program pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, dirinya juga tegaskan, komitmen Pemkab SBT untuk menghadirkan tata kelola pengadaan barang dan jasa yang profesional, patuh regulasi, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

Sementara, Kabid Perencanaan, pengembangan iklim dan promosi penanaman modal Dinas PMTSP SBT, Achmad PriAdi wiwi yang juga salah satu peserta Bimtek mengaku kegiatan seperti ini memang harus berkelanjutan mengingat pentingnya pelaksanaan kegiatan ini Perlu pendampingan pasca-bimtek, tidak hanya sekali pelatihan

“Kegiatan hari ini bertujuan sebagai penyegaran pengetahuan dan peningkatan pemahaman para PPK Karena, peran PPK sangat strategis dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah,” jelasnya.

PPK kata dia, tidak hanya bertanggung jawab terhadap aspek administrasi dan kontraktual, tetapi juga berperan penting dalam memastikan pengadaan berjalan efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Kegiatan ini tambah Yadi, sangat bermanfaat diantaranya meningkatkan kompetensi yakni Meningkatkan keahlian dalam menyusun spesifikasi teknis, HPS, kontrak, serta memahami peraturan teknis yang dinamis,Mitigasi Resiko yakni Mengurangi kesalahan administrasi dan hukum yang sering terjadi dalam proses pengadaan.

“Kalau diminta masukan saya sedikit yakni fokus pada implementasi yakni Bimtek diharapkan lebih banyak studi kasus daripada teori agar lebih aplikatif di lapangan serta Relevansi Materi yang mana materi harus disesuaikan dengan kebutuhan instansi misal: pengadaan konstruksi vs barang umum,” urainya.

_Secara keseluruhan, bimtek UPBJ hari dinilai sangat mantap dan penting untuk menciptakan profesionalisme pelaku pengadaan di lingkungan pemerintah daerah,,” tutup Yadi. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email