
AMBON,Nunusaku.id,- Dalam upaya memperkuat kemandirian fiskal Kota Ambon, DPRD Kota membentuk Panitia Khusus (Panja) yang akan menyisir ulang pengelolaan pajak dan retribusi daerah.
Langkah ini digagas sebagai respons atas tren Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum menunjukkan performa maksimal.
Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela katakan, pembentukan Panja merupakan bentuk keseriusan legislatif dalam mendorong optimalisasi PAD. Tamaela soroti ketimpangan realisasi PAD yang kerap mengalami stagnasi, bahkan kebocoran.
“Kita melihat dari tahun ke tahun, ada PAD yang justru menurun atau tak bergerak. Ini alarm bagi kita semua. Maka Panja hadir untuk mengevaluasi, mengidentifikasi, dan merumuskan solusi konkret dalam peningkatan PAD,” ujarnya, Jum’at (16/5/25).
Panja akuinya, akan bekerja selama tiga bulan, dengan peluang perpanjangan hingga enam bulan jika diperlukan. Mereka akan menggali data, menelaah kinerja OPD terkait, serta menjalin koordinasi lintas sektor termasuk dengan akademisi dan pelaku usaha.
Lebih lanjut, Tamaela menjelaskan, Panja tak hanya fokus pada pungutan yang sudah ada, tetapi juga menjajaki potensi baru yang bisa dimasukkan dalam Peraturan Daerah (Perda) agar menjadi sumber PAD legal dan berkelanjutan.
Disisi lain, perubahan regulasi nasional juga turut beri dampak signifikan. Penerapan UU nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah telah mencabut sebagian kewenangan Pemkot dalam pemungutan, menyebabkan berkurangnya PAD sekitar Rp 18 miliar.
“Ini angka yang tak kecil. Maka kita perlu inovasi, bukan hanya untuk menutup kebocoran, tapi juga menciptakan ruang-ruang baru PAD yang tidak menambah beban masyarakat,” kata Tamaela.
Ia menegaskan, target utama Panja adalah mendorong pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) yang sehat dan kuat menopang belanja daerah, namun tetap berpihak pada rakyat.
“Upaya memperkuat PAD merupakan bagian penting dari reformasi tata kelola fiskal daerah, sekaligus menyokong program-program prioritas Pemkot Ambon dibawah kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota,” pungkasnya. (NS-02)





