Turnamen Karate Garuda Yaksa IV Ditutup; Lahirkan Bibit Atlet Muda Maluku, Pererat Kebersamaan
IMG-20250917-WA0221

AMBON,Nunusaku.id,- Setelah berjalan selama tiga hari, turnamen Karate Garuda Yaksa Championship IV resmi ditutup Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di Gedung Sporthall, Karang Panjang, Ambon, Rabu (17/9).

Acara penutupan berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan atlet, pelatih, serta para orang tua pendukung.

Gubernur didampingi Wakil Gubernur Abdullah Vanath, Ketua Umum KONI Maluku Sam Latuconsina serta Ketua Panitia, Yopie Angwarmase menabuh tifa sebagai tanda usainya gelaran yang juga jadi ajang seleksi atlet Karate Maluku ke PON Bela Diri.

Gubernur pada kesempatan itu katakan, turnamen ini selain menjadi ajang bagi para atlet untuk berkompetisi, juga menjadi momen perjumpaan untuk merajut kebersamaan dan mempererat ikatan silaturahmi di antara sesama.

“Olehnya itu, dengan selesainya turnamen karate ini, sebagai Gubernur yang juga Ketua Umum FORKI Maluku saya memberikan penghargaan kepada para peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas, dalam melaksanakan setiap pertandingan,” ungkap Lewerissa.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai bagian dari sistem pembinaan olahraga yang bertujuan untuk menjaring bibit-bibit atlet berbakat dalam bidang olahraga, Ia yakin pelaksanaan turnamen ini membawa dampak yang signifikan bagi lahirnya bibit-bibit atlet muda di daerah ini.

Kepada peserta yang berhasil meraih juara dalam turnamen ini, Lewerissa ucapkan selamat. Berharap prestasi ini tidak membuat cepat puas diri tetapi hendaknya dapat memacu dalam meraih prestasi yang lebih tinggi lagi.

“Dan kepada yang belum berhasil agar tetap berlatih dan berusaha untuk mencapainya di waktu yang akan datang”, pintanya.

Lebih lanjut dirinya berharap, agar upaya pembinaan olahraga di daerah ini dapat berjalan dengan baik. Semua itu tentunya tidak dengan mudah diraih.

“Tapi dengan tekat yang kuat, sistem pembinaan yang terpadu, kerja keras dan komitmen bersama, harapan besar tersebut dapat dicapai dengan izin Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucap orang nomor satu di Maluku itu.

HL menambahkan, pemerintah daerah senantiasa mendukung pelaksanaan event ini untuk terus berkesinambungan di masa mendatang. Lewat turnamen ini pula diharapkan agar upaya pembinaan olahraga di daerah ini dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Ketua KONI Maluku, Sam Latuconsina mengatakan, event olahraga belakangan ini mulai marak dilaksanakan. Diantaranya Futsal, Pencak Silat, Voli dan Karate.

“Geliat kebangkitan olahraga di Maluku mulai menampakan jati dirinya. Sebagai Ketum KONI Maluku saya mengapresiasi inisitiaf FORKI Maluku yang telah menggelar turnamen ini”, ujar Latuconsina.

Pada 11-27 Oktober 2025 mendatang, kata Sam, akan ada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri di Kudus Jawa Tengah. Karenanya diharapkan turnamen ini akan hasilkan atlet handal untuk berlaga di PON Bela Diri mendatang dan menjadi salah satu penyumbang medali.

“Semoga dari kejuaran ini dapat kita ukur atlet-atlet prestasi di darah ini sehingga dapat membawa nama Maluku ke tingkat nasional bahkan internasional”, harapnya.

Turut hadir dalam acara penutupan tersebut selain Gubernur dan Wakil Gubernur, Ketua KONI Maluku, hadir pula di jajaran tamu VVIP Sekretaris Daerah, Sadali Ie, Komisaris Bank Maluku-Malut Maichel Papilaya serta tamu penting lainnya. (NS)

Views: 9
Facebook
WhatsApp
Email