Tolak Politik Uang, Bawaslu Ambon & Pemneg Rutong Teken Komitmen
oppo_2

AMBON,Nunusaku.id,- Pemerintah dan masyarakat Negeri Rutong Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel) menyusul Negeri Passo tandatangani komitmen mendukung jalannya pemilihan Walikota (Pilwakot) 2024 sebagai negeri anti politik uang atau money politic.

Komitmen itu diteken Koordinator Divisi (Kordiv) HP2H Bawaslu Kota Ambon Reno Pattisina bersama Raja Rutong yang diwakili Sekretaris Negeri, James Talahatu saat sosialisasi pengawasan pemilihan partisipatif bagi masyarakat Rutong di gedung Muhabet, Senin (30/9).

Kordiv HP2H Bawaslu Kota Ambon Reno Pattisina menegaskan, Rutong menjadi Negeri kedua di Kota Ambon yang Bawaslu datangi untuk membersamai upaya pengawasan partisipatif di Pilkada 2024 yang tahapannya saat ini masuki masa kampanye.

“Rutong menjadi representasi Negeri di Kecamatan Leitisel yang kita datangi untuk sosialisasi, edukasi, diskusi sekaligus membangun komitmen bersama anti politik uang di Pilkada Kota Ambon,” tandas Pattiasina.

Ditegaskan, dalam menegakan keadilan Pemilu termasuk di Pilwakot Ambon, Bawaslu tidak bisa melakukannya sendiri. Pasalnya sumberdaya yang dimiliki terbatas.

Karena itu perlu pengawasan partisipatif masyarakat termasuk pemerintah negeri dan masyarakat Rutong untuk memastikan politik uang, sebagai atraksi paling menarik dan masif oleh kontestan Pilkada melalui instrumen tim kampanye maupun orang-orang yang digunakan demi meyakinkan pilihan politik dapat dilawan.

“Tahapan Pilkada saat ini masuki masa kampanye. Selain jadi sarana pendidikan politik bagi masyarakat, kampanye juga menjadi masa paling rawan. Dimana praktik-praktik kecurangan yang menciderai harkat dan martabat demokrasi, salah satunya politik uang,” urainya.

Dengan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat bersama Bawaslu, menurutnya, bisa sama-sama menjaga dan mengawal proses Pilkada Kota Ambon hingga terpilihnya pemimpin yang bisa hadirkan kemajuan dan kesejahteraan bagi ibukota provinsi Maluku ini.

Sementara, Sekretaris Negeri, James Talahatu berterimakasih, menyambut baik serta mengapresiasi Bawaslu Kota Ambon yang memilih Rutong sebagai salah satu negeri pengawasan Pemilu partisipatif melawan politik uang.

“Pemerintah negeri Rutong siap memberi dukungan dalam melakukan pengawasan Pemilu partisipatif sebagai salah satu media untuk memberi kesadaran bagi masyarakat bahwa hakikat demokrasi itu adalah dari, oleh dan untuk rakyat,” jelasnya.

Melalui sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif ini, diharapkan masyarakat tidak hanya sekedar datang dan memilih tetapi juga melakukan pengawasan jika ada potensi kecurangan yang terjadi di setiap tahapan Pemilu serta melaporkan kecurangan tersebut kepada Bawaslu.

“Untuk memaksimalkan pengawasan, tidak cukup hanya andalkan Bawaslu dan jajaran dengan jumlah yang terbatas, tapi perlunya peran serta masyarakat untuk melakukan pengawasan demi terwujudnya Pemilu yang berintegritas dan berkualitas,” tukasnya.

Diketahui, sosialisasi pengawasan pemilihan partisipatif itu hadirkan mantan anggota Bawaslu Maluku, Thomas Wakanno sebagai narasumber, dengan Sekretaris Majelis Jemaat, Saniri dan perangkat Negeri, puluhan mahasiswa KKN UKIM, serta perwakilan masyarakat lain selaku peserta. (NS)

Views: 10
Facebook
WhatsApp
Email