Tiga Ambulance-2000 Paket Sembako untuk Maluku, Gubernur Sambut Positif: Bermanfaat untuk Masyarakat
InShot_20260131_174504952

AMBON,Nunusaku.id,- Perayaan Natal Nasional tahun 2025 menunjukkan wajah baru yang lebih inklusif dan humanis.

Sekitar 80 persen anggaran perayaan Natal Nasional dialokasikan untuk aksi sosial kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di berbagai daerah, termasuk Provinsi Maluku.

Mulai dari 2.000 paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat Kristen Protestan dan Katolik ekonomi lemah di Kota Ambon.

Hingga tiga unit mobil ambulance yang diterima dari panitia Natal nasional untuk mendukung pelayanan kemanusiaan di sektor kesehatan.

Sebelumnya, Maluku juga telah mendapat bantuan dari panitia Natal Nasional 2025 yang diperuntukkan untuk renovasi Gereja-gereja.

Didampingi Walikota Ambon Bodewin Wattimena, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa hadir menyerahkan paket ribuan sembako kepada perwakilan masyarakat dan menerima bantuan tiga unit ambulance di Baileo Oikumene, Ambon, Sabtu (31/1/26).

Gubernur menjelaskan, kehadiran panitia Natal Nasional beserta Person in Charge (PIC) di Maluku menjadi bukti nyata komitmen perayaan Natal yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berorientasi pada aksi kemanusiaan.

“Bersama kita di Ambon hadir perwakilan panitia dan PIC Panitia Natal Nasional. Hadir pula bapak Walikota, perwakilan Kapolda, serta para tokoh agama dari PGIW, Sinode GPM, Gereja Katolik, dan Gereja Bala Keselamatan sebagai pihak penerima bantuan,” ujar Gubernur.

Ia mengapresiasi langkah Panitia Natal Nasional 2025 yang mengalokasikan sebagian besar dana perayaan untuk kegiatan sosial, mulai dari bantuan sembako, beasiswa pendidikan, hingga renovasi rumah ibadah.

“Nilai beasiswa yang diberikan cukup besar sekitar Rp 10 juta per siswa. Selain itu, ada bantuan renovasi gedung-gedung Gereja di berbagai wilayah, termasuk Maluku. Sebagai daerah penerima manfaat, kami menyampaikan terima kasih,” ungkapnya.

Selain bantuan sembako dan renovasi rumah ibadah, panitia Natal Nasional juga menyerahkan tiga unit ambulance yang akan digunakan untuk mendukung pelayanan kemanusiaan.

Gubernur menyebut, Walikota Ambon juga telah mengajukan permohonan tambahan dua unit ambulance guna mendukung operasional Call Center Darurat 112 Pemerintah Kota Ambon.

“Kami menilai permintaan tersebut sebagai hal yang baik dan percaya panitia Natal Nasional akan merespons secara positif. Kita berharap model perayaan Natal seperti ini terus dikembangkan, dengan fokus pada aksi-aksi kemanusiaan,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, secara nasional panitia Natal Nasional 2025 menyalurkan 20 ribu paket sembako, dengan 2.000 paket khusus untuk Kota Ambon.

Setiap paket memiliki berat sekitar 18 kilogram, berisi beras, minyak goreng, gula, tepung, dan kebutuhan pokok lainnya.

“Ini sungguh luar biasa, karena seluruh kegiatan ini tidak menggunakan dana APBN, APBD, maupun BUMN. Semuanya murni berasal dari swasta, para donatur, dan sponsor,” tegas Gubernur.

Untuk wilayah Ambon, selain pembagian sembako, telah disalurkan tiga unit ambulance dan bantuan renovasi rumah ibadah.

Ambulance digunakan selama empat bulan dan diserahkan kepada Rumah Sakit Sumber Hidup, Gereja Bala Keselamatan dan Gereja Katolik.

Sementara bantuan renovasi rumah ibadah di Maluku diberikan kepada beberapa Gereja, antara lain, Gereja Advent Hari Ketujuh Jemaat Jordan, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Focus on Christ di Ambon dan Masohi, serta Gereja Katolik.

Program kemanusiaan Natal Nasional 2025 sendiri tidak hanya dilaksanakan di Maluku, tetapi juga menjangkau berbagai daerah lain seperti Toba, Bengkayang (Kalimantan Barat), Toraja (Sulawesi Selatan), Nias, Manado, Mentawai, Maluku Utara, NTT, hingga Papua Pegunungan. (NS-02)

Views: 19
Facebook
WhatsApp
Email