
AMBON,Nunusaku.id,- Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa telah menyurati Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan dan Pangdam XV Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo untuk meminta dukungan penertiban tambang ilegal Gunung Botak Kabupaten Buru.
Dukungan yang sama terhadap rencana tersebut Gubernur harapkan datang dari elemen mahasiswa dan pemuda Maluku yang tergabung dalam OKP Cipayung.
“Sebagai upaya pengelolaan sumberdaya alam secara baik dan bertanggungjawab, beta mau minta dukungan teman-teman khusus untuk masalah di Gunung Botak,” pinta Lewerissa saat menerima aspirasi OKP Cipayung Maluku di ruang kerjanya, Kamis (26/6).
“Saya telah bersurat kepada Panglima dan Kapolda untuk minta ditertibkan,” sambung orang nomor satu di Maluku itu.
Menurutnya, penertiban gunung Botak sudah harus dilakukan saat ini lewat kolaborasi multipihak. Sebab hasil disertasi salah satu dosen di UIN A.M Sangadji, menyimpulkan bahwa lingkungan di Pulau Buru bagian Utara sebagian besar telah tercemar oleh logam merkuri Gunung Botak.
“Dia meminta perhatian serius kita semua, karena itu sangat berbahaya,” ingat Gubernur.
“Kalau kawan-kawan baca literatur terkait tragedi Minamata di Jepang karena mercury, itu generasinya cacat semua. Akibatnya bukan hari ini tapi, beberapa tahun kedepan. Kita harus jadikan ini sebagai isu utama,” sambung Lewerissa.
Bahwa menurutnya, disana mesti dikelola jelas. Tapi harus dikelola oleh koperasi yang bermitra dengan perusahaan-perusahaan yang punya pengalaman mengelola tambang emas dan berpengalaman menanggulangi dampak lingkungan.
“Kalau sekarang kita lihat penambang ilegal disana mereka tidak peduli. Dia tau datang keruk dengan sianida, mercury. Mau generasi cacat, atau meninggal mereka tidak perduli. Yang penting dia dapat emas,” beber Gubernur.
Karena itu dirinya telah meminta POLRI dan TNI untuk ditertibkan. Bahwa perusahaan yang mendapat ijin disilahkan beroperasi tapi pemerintah provinsi tetap mengawasi penanggulangan dampak lingkungan.
“Sehingga jangan seperti sekarang seperti negara tidak bertuan. Kami minta dukungan kawan-kawan OKP Cipayung soal itu (penertiban Gunung Botak-red),” harap orang nomor satu di Maluku itu. (NS)





