Terkesan, Diskominfo-Sandi Malteng Bakal "Adopsi" Konsep Pengembangan Ambon Smart City
IMG-20240530-WA0011

AMBON,Nunusaku.id,– Untuk ketiga kalinya Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (DiskominfoSandi) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), kembali berkunjung ke Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam rangka sharing pengalaman pengembangan smart city atau kota cerdas.

Plt. Kepala DiskominfoSandi Kota Ambon, Ronald Lekransy menerima kedatangan Kepala DiskominfoSandi Malteng, Corneles Soparue dan jajaran di ruang rapat Command Center Gedung A Balaikota, Rabu (29/5).

Diketahui, jajaran DiskominfoSandi Kabupaten Malteng telah 2 (dua) kali bertandang ke Pemkot Ambon, yakni pada 2022 dan 2023 lalu.

Lekransy mengaku, pertemuan ketiga ini bertujuan untuk sharing pengalaman terkait pemanfatan teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai aspek pemerintahan dan pelayanan publik, menuju konsep kota/kabupaten yang Smart sebagaimana program pemerintah pusat.

“Kebetulan saja Ambon berproses lebih awal untuk smart city. Ini momen kita berbagi pengetahuan dan informasi, bagaimana menyiapkan master plane smart city, SDM, membangun konsolidasi (melibatkan semua OPD), stakeholders,” jelasnya.

“Termasuk gagasan dan konsep membangun ruang command center, serta bagaimana mengelola SP4N Lapor serta pentingnya pelibatan pimpinan daerah dalam menunjang smart city,” urai Lekransy.

“Kami bisa saling belajar dari setiap proses yang sudah dilakukan. Agar ketika Malteng bikin bagus, Ambon bikin bagus, Kota/Kabupaten lain di Maluku lakukan hal yang sama, maka digitalisasi dalam pelayanan publik di provinsi ini akan semakin maju,” ujarnya.

Kepala DiskominfoSandi Malteng, Corneles Soparue mengaku, kunjungan pihaknya untuk ketiga kali ini sangat mengesankan. Dimana semua informasi didapatkan dengan mudah, pertanyaan dapat dijawab. Artinya banyak informasi didapat, tidak salah sasaran.

“Apresiasi atas kerja teman-teman bidang, seksi di Diskominfo-Sandi Ambon, juga staf di ruang Command Center yang luar biasa. Ini salah satu fasilitas yang harus dimiliki semua kabupaten/kota di Maluku. Semua pengurusan terintegrasi dari tingkat yang paling bawah (RT) sampai ke atas,” jelasnya.

Dirinya berharap, setelah kembali ke lingkup kerjanya, hal ini dapat dipersiapkan dengan baik agar kedepannya Malteng setara dengan Kota Ambon, guna mengembangkan Smart City.

“Kedepanya mungkin kita akan tetap menjadi mitra untuk bisa sharing berbagai program kegiatan. Mungkin kami akan mulai dengan penyiapkan master plan smart city, sebagai pedoman dalam melaksanakan program pembangunan di Maluku Tengah,” kunci Soparue. (NS/MC)

Views: 9
Facebook
WhatsApp
Email