
AMBON,Nunusaku.id,- Pernyataan Ketua DPD Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa yang berencana menggandeng mantan Gubernur Maluku Said Assagaff sebagai pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur menuju pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku 27 November 2024 mendatang sulit terwujud.
“Ternyata bapak Ir. Said Assagaff tidak dapat diusung sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur Maluku,” tandas Lewerissa kepada media ini di Ambon, Selasa (4/6/24).
Pasalnya, menurut Lewerissa, ada regulasi atau aturan yang akan menjadi kendala bagi Said Assagaff, sehingga tidak bisa dicalonkan menjadi bakal calon (Bacalon) Wakil Gubernur.
“Beliau (pak Said Assagaff-red) terkendala regulasi yang berlaku saat ini yaitu UU No. 10 tahun 2016 Pasal 7 ayat 2 huruf o dan PKPU No.9 Tahun 2020, Pasal 4 ayat 1 huruf p “belum pernah menjabat sebagai Gubernur untuk calon Wakil Gubernur, atau Bupati/Walikota untuk Calon Wakil Bupati/Calon Wakil Walikota pada daerah yang sama,” beber anggota DPR-RI dapil Maluku ini.
Lewerissa yang juga Bacalon Gubernur Maluku mengaku, terlanjut sampaikan ke masyarakat melalui media massa bahwa kandidat bakal calon Wakil Gubernur yang siap mendampingi adalah Said Assagaff, tanpa terlebih dahulu mengecek regulasi yang berlaku khususnya UU dan PKPU tersebut diatas.
“Saya akan melaporkan kepada DPP partai Gerindra terkait kondisi ini dan siap menunggu arahan DPP Partai Gerindra,” terang HL, sapaan akrab anggota Badan Legislatif (Baleg) DPR-RI itu.
Walau nama Said Assagaff dipastikan tidak akan menjadi bakal calon Wakil Gubernur, kata HL, masih banyak putera-puteri terbaik Maluku yang diyakini akan mau dan bersedia mengabdikan dirinya untuk Maluku.
Karena itu dirinya minta kepada seluruh kader Gerindra di Maluku, pendukung, simpatisan dan relawan HL untuk tetap semangat dan belajar dari pengalaman hidup Presiden Indonesia terpilih Prabowo Subianto.
“Bahwa tantangan yang dihadapi tidak boleh menyurutkan semangat juang kita dan menggeser niat baik kita untuk berjuang bagi kepentingan rakyat di Bumi Raja-raja,” pungkasnya.
Sebelumnya diketahui, HL dalam kesempatan wawancara bersama awak media di Ambon, Senin (3/6) bilang, tokoh Maluku yang layak dan patut dipertimbangkan sebagai Bacalon Wakil Gubernur Maluku, salah satunya ialah Said Assagaff (SA) karena punya pengalaman pemerintahan sebagai Gubernur Maluku.
“Kombinasi seorang mantan Gubernur yang pengalaman menata kelola birokrasi secara handal dengan seorang politisi nasional yang punya akses kekuasaan yang baik, adalah kombinasi ideal untuk Maluku kedepan,” urainya.
Rencana menggandeng SA karena Saadiah Uluputty, politisi PKS dan rekan anggota DPR-RI yang digadang-gadang akan berpasangan, urung maju di Pilgub Maluku karena diperintahkan partainya tetap mengabdi di Senayan.
Tak saja kedua nama diatas, sejumlah politisi Golkar seperti Bupati Seram Bagian Timur Mukti Keliobas, Ketua DPD Golkar Maluku Ramly Umasugi, Ketua DPP Golkar yang juga mantan anggota DPR-RI Hamzah Sangadji hingga Azis Samual masuk radar calon pasangan HL ke pesta demokrasi Maluku. (NS)



