
AMBON,Nunusaku.id,- Operasi Pekat Salawaku Polda Maluku akan berlangsung selama 10 hari, terhitung sejak tanggal 15 Mei atau bertepatan peringatan Hari Pahlawan Pattimura hingga 25 Mei 2024.
Sebelum menggelar operasi, Polda Maluku melaksanakan latihan praoperasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Pekat Salawaku 2024 di gedung Rupattama lantai 5 Polda Maluku, Selasa (14/5).
Latihan praoperasi yang dipimpin Kabag Dalops Roops Polda Maluku AKBP Legawa Utama, didampingi Kasubdit I Ditreskrimum dan PS. Kasubdit Gasum Ditsamapta Polda Maluku dihadiri personel dari Polda dan Polres/ta jajaran.
Legawa katakan, pelatihan praoperasi bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam memberantas penyakit masyarakat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang aman sepanjang 2024.
Penyakit masyarakat itu seperti perjudian, minuman keras, kepemilikan senjata tajam, aksi premanisme, pencurian dengan kekerasan, prostitusi, dan penyalahgunaan narkotika merupakan faktor pemicu terjadinya instabilitas Kamtibmas yang perlu mendapat perhatian khusus.
“Saya berharap operasi ini juga dapat menciptakan situasi yang aman menjelang perayaan Hari Kebangkitan Nasional, Reformasi Nasional, dan Hari Raya Waisak 2568,” harapnya.
Untuk mencapai hasil maksimal dalam operasi ini, Legawa instruksikan beberapa langkah strategis. Seperti Satgas Preemtif melakukan deteksi dini dan identifikasi masalah pada sasaran orang, benda, lokasi, dan kegiatan. Juga lakukan survei dan pemantauan untuk identifikasi pola-pola aktivitas ilegal.
Untuk Satgas Preventif, melakukan razia pada sasaran orang, benda, lokasi, dan kegiatan sesuai protap Polri dan peraturan perundang-undangan.
Juga mengoptimalkan pengawasan dan pengendalian personel di lapangan serta patroli di tempat-tempat yang dikenal sebagai pusat kegiatan penyakit masyarakat.
“Sedangkan Satgas Gakkum, melakukan penyelidikan dan penyidikan secara transparan terhadap pelaku tindak pidana yang terjaring dalam operasi ini. Juga bisa optimalkan patroli siber untuk mendukung pelaksanaan operasi kepolisian,” ingatnya.
Sementara untuk Satgas Banops, diakuinya, melaksanakan tugas dan perannya guna membantu menciptakan situasi yang aman dan kelancaran kegiatan operasi Pekat Salawaku 2024.
“Dengan pelatihan ini, Polda Maluku dan jajarannya berkomitmen meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menindak tegas segala bentuk penyakit masyarakat yang meresahkan,” kunci Legawa. (NS)



