
AMBON,Nunusaku.id,- Selain kurang populer dan diminati masyarakat, namun olahraga tenis meja juga kurang mendapat perhatian pemerintah daerah (Pemda) Maluku.
Hal itu diungkap pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi Maluku, Piter Leiwakabessy.
“Saat ini kita tahu bahwa olahraga tenis meja juga kurang diperhatikan pemerintah daerah,” tandas Leiwakabessy yang juga ketua panitia penyelenggara open turnamen Tenis Meja Kapolda Cup Piter Leiwakabessy, Kamis (27/6).
Karena itu, dengan adanya open turnamen tenis meja Kapolda Cup dalam rangka menyambut HUT ke-78 Bhayangkara ini, dia berharap, dapat menjadi awal untuk dapat membesarkan olahraga tenis meja di wilayah Maluku yang tercintai ini.
“Terima kasih kepada Polda Maluku yang telah mensuport open turnamen tenis meja ini. Kami berharap ajang olahraga ini dapat terus digaungkan sebab selain minim perhatian pemerintah, tetapi olahraga tenis meja kurang populer dan kurang diminati masyarakat,” harapnya.
Diketahui, Polda Maluku menggelar turnamen tenis meja Kapolda Cup dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-78 Bhayangkara. Wakapolda Brigjen Pol Stephen Napiun membuka event itu di Gedung Sport Center, Markas Polda Maluku, Kamis (27/6).
Open turnamen tenis meja yang memperebutkan piala Kapolda Maluku dihelat selama 4 hari sejak Kamis 26-Minggu 30 Juni 2024. Terdapat 8 meja yang digunakan. 2 diantaranya khusus untuk pemanasan.
Turnamen tenis meja Kapolda Cup melombakan berbagai kategori diantaranya tunggal putra dan putri, serta ganda putra, dengan total peserta 112 peserta.
Terdiri dari tunggal putra divisi 4, 5, 6, 7 dan 8 diikuti oleh 65 peserta. Sementara tunggal putri 16 peserta. Sedangkan ganda putra divisi 4, 5, 6 dan 7 diikuti 17 pasangan dan ganda putra divisi 8, 9 dan 10 terdapat 14 pasangan.
“Atas nama Kapolda menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan open turnamen tenis meja Kapolda Maluku cup ini,” kata Wakapolda.
Ia berharap dengan adanya open turnamen tenis meja Kapolda Cup, dapat menjaring calon atlit olahraga meja dari Maluku untuk berpartisipasi di tingkat nasional.
“Olahraga pingpong sangat baik untuk meningkatkan refleksitas tubuh kita sehingga tubuh kita bisa lebih segar dan tetap prima selain menurunkan berat badan dan kekuatan tulang kita,” ujarnya.
Jenderal Bintang Satu itu juga sangat berharap ajang ini dapat terus dilaksanakan setidaknya enam bulan sekali agar semuanya dapat berkumpul dan bersosialisasi guna menjalin silaturahmi yang lebih baik.
“Kami berharap dengan kegiatan ini juga kita dapat menghilangkan ego dan perbedaan diantara kita semua. Bila dalam pelaksanaan turnamen ini ada kekurangan, mohon diperbaiki agar kedepan bisa lebih baik lagi,” pintanya.
Kepada para peserta lomba, orang nomor 2 Polda Maluku ini meminta untuk dapat bersaing dengan sportif guna mendulang prestasi sebanyak-banyaknya. (NS)






