Stok Bapok di Ambon Dipastikan Aman Jelang Ramadan & Idul Fitri
IMG-20241224-WA0002-780x470

AMBON,Nunusaku.id,- Menjelang bulan suci Ramadan awal Maret 2025 hingga Idul Fitri di bulan April, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memastikan ketersediaan bahan pokok (Bapok) dalam kondisi aman.

Penjabat Walikota Ambon, Dominggus Nicodemus Kaya, menyatakan, stok pangan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

Dikatakan, bahwa Pemkot Ambon telah berkoordinasi dengan Bulog, Perindo, serta para distributor besar guna memastikan stabilitas pasokan bahan pokok.

Dimana berdasarkan data yang dihimpun, stok beras di Ambon saat ini mencapai 1.420 ton, sementara kebutuhan bulanan berkisar 565 ton.

“Bulog menjamin ketersediaan beras tetap aman untuk lima hingga enam bulan ke depan dengan harga stabil di kisaran Rp14.000 per kilogram,” ujarnya kepada awak media di ruang kerjanya, Senin (17/2/25).

Selain beras, stok jagung juga tersedia dengan jumlah sekitar 3 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan bulanan sebesar 0,96 ton.

Namun, beberapa komoditas seperti cabai rawit dan cabai besar mengalami sedikit kendala dalam pasokan, meskipun distributor terus berupaya menjaga ketersediaannya.

“Sementara ketersediaan bawang merah dan bawang putih dipastikan tetap aman berkat pasokan dari distributor lain,” jelasnya.

Untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, Pemkot Ambon telah berkoordinasi dengan Pelindo agar proses bongkar muat di pelabuhan tetap terjaga.

“Pelindo akan tetap siaga 24 jam agar distribusi tidak terganggu,” kata Dominggus yang akan akhiri masa jabatannya 20 Februari mendatang.

Terkait pasokan ikan, ia mengakui, kondisi cuaca sempat menghambat suplai, tetapi tiga distributor besar memastikan stok ikan seperti cakalang dan baby tuna masih mencukupi untuk satu bulan ke depan.

Dalam aspek energi, Dominggus menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Pertamina terkait ketersediaan minyak tanah.

“Kami terus berkoordinasi melalui Disperindag agar ketersediaan minyak tanah tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara untuk mendukung ketahanan pangan lokal, Pemkot terus mendorong produktivitas para petani. Salah satu contohnya adalah panen cabai di Hunuth-Durian Patah, di mana satu hektare lahan mampu menghasilkan hingga 10 ton cabai berkualitas tinggi.

“Meski lahan pertanian di Ambon terbatas karena kondisi geografis berbukit, hasil produksinya cukup baik,” tambahnya.

Guna mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadan dan Idulfitri, Pemkot Ambon juga telah menjalin kerjasama dengan Kabupaten Maluku Tengah.

“Jika terjadi kendala dalam pasokan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dapat langsung berkoordinasi dengan distributor di Maluku Tengah untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” urainya.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan, Kaya menegaskan, bahwa stok bahan pokok di Kota Ambon akan tetap aman hingga Ramadan dan Idulfitri.

“Kepada seluruh pihak terkait untuk terus menjaga koordinasi agar masyarakat tidak alami kesulitan dalam mendapatkan kebutuhan pokok selama perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN),” pungkasnya. (NS)

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email