
AMBON,Nunusaku.id,- Personel Polsek Sirimau bersama tim identifikasi Polresta Ambon melakukan evakuasi sesosok jenazah perempuan tanpa identitas yang ditemukan di Muara Sungai Wai Ruhu, tepatnya dibawah Jembatan Merah Putih (JMP) Negeri Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (18/05) dini hari.
Kapolsek Sirimau IPTU Bastian Tuhuteru, menjelaskan, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui seorang pengemudi Maxim bernama Markus Lappi sekitar pukul 04.30 WIT saat melintas di kawasan tersebut.
Saksi yang hendak buang hajat melihat korban dalam posisi tengkurap di muara sungai, kemudian segera melapor kejadian tersebut ke Pos PRC Dit Samapta Polda Maluku.
Korban ditemukan mengenakan baju kaos lengan panjang warna coklat dan celana panjang motif bunga-bunga.
“Saat ditemukan, bagian kepala hingga perut berada di daratan kering, sementara bagian pinggang hingga kaki masih berada di dalam air,” jelas Bastian.
Menerima laporan itu, personel SPKT Polresta Ambon, SPKT Polsek Sirimau serta Bhabinkamtibmas Negeri Galala dan Hative Kecil langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi korban sambil menunggu kedatangan Tim Identifikasi Polresta Ambon.
Sekitar pukul 07.51 WIT, Tim Identifikasi tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP serta identifikasi awal terhadap korban.
Selanjutnya korban dievakuasi ke ruang jenazah RS Bhayangkara Tantui Ambon guna dilakukan pemeriksaan luar dan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh dokter umum RS Bhayangkara Tantui, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, diperkirakan korban meninggal kurang dari dua jam sebelum ditemukan.
Dari hasil pemeriksaan identitas menggunakan perangkat milik Tim Identifikasi, korban diketahui bernama Tuti Rahmawati Souwakil, perempuan berusia 31 tahun.
“Namun pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait keabsahan identitas dan alamat korban,” jelas Kapolsek.
Polisi juga mengaku, berdasarkan informasi warga sekitar, korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Meski demikian, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
“Saat ini jenazah korban masih berada di ruang jenazah RS Bhayangkara Tantui Ambon,” demikian Bastian. (NS)





