Sopir Angkot di Ambon Langgar Aturan Terancam Dicabut Izin
oppo_2

AMBON,Nunusaku.id,- Setelah pasar dan terminal, giliran penataan kualitas layanan transportasi publik di Kota Ambon akan diperbaiki pemerintah.

Sorotan lebih khusus pada sopir angkutan kota (Angkot) yang kerap melanggar jalur trayek dan mengabaikan kewajiban pelayanan terhadap masyarakat.

Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengaku, Pemkot Ambon telah menetapkan jalur trayek resmi hingga ke kawasan permukiman. Namun di lapangan, banyak sopir yang enggan menuntaskan rute mereka.

“Bagaimana warga mau naik angkot kalau dari Laha cuma diantar sampai Tawiri? Wajar kalau mereka lebih memilih transportasi online,” ujanya di Ambon, Rabu (28/5).

Ia mengkritik keras para sopir yang justru menolak kehadiran transportasi online seperti Maxim, sementara mereka sendiri tidak memberikan layanan yang semestinya.

“Kalau begini terus, lebih baik Dinas Perhubungan cabut izin trayek mereka. Kita butuh sopir yang disiplin dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemkot Ambon akuinya, tengah mengkaji kemungkinan penyediaan armada transportasi publik milik pemerintah.

Rencana ini akan diwujudkan jika anggaran memungkinkan, dengan rute prioritas seperti Ambon–Laha yang selama ini sering dikeluhkan warga.

Wattimena juga menekankan pentingnya pengawasan yang konsisten terhadap jalur trayek.

“Trayek ke Laha harus sampai ke Kampung Laha. Ambon–Passo harus menjangkau Halong Atas, dan Latuhalat ya sampai ke Latuhalat Atas, bukan setengah jalan,” tandasnya.

Dengan sikap tegas ini, Pemkot Ambon tambahnya berharap, layanan transportasi publik dapat kembali menjadi pilihan utama warga, bukan malah ditinggalkan karena buruknya pelayanan. (NS-02)

Views: 6
Facebook
WhatsApp
Email