
AMBON,Nunusaku.id,- Dalam semangat kebersamaan dan pengabdian, Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kota Ambon menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XXIV dengan tema “Konsolidasi SOKSI Par Ambon Pung Bae” di Pacific Hotel, Ambon, Senin (10/11).
Kegiatan ini dibuka Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Maluku, Rohalim Boy Sangadji (RBS), yang ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol semangat persatuan dan kekaryaan.
Hadir pula Wakil Ketua Umum Depinas SOKSI Derek Loupatty, Wakil Walikota Ambon Ely Toisuta, Plt Ketua SOKSI Kota Ambon Dessy Hallauw, Ketua AMPG Maluku Zeth Pormes, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ambon dan SBB, perwakilan Forkopimda, serta para kader dan simpatisan SOKSI dari berbagai wilayah Kota Ambon.
Dalam arahannya, Wakil Ketua Umum Depinas SOKSI menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi sebagai langkah strategis memperkuat peran SOKSI di tengah dinamika bangsa.
Ia menyoroti sejarah panjang SOKSI yang lahir bersama Partai Golkar, serta tanggungjawab moral organisasi ini untuk ikut menekan angka kemiskinan di Maluku.
“SOKSI harus berperan menjaga stabilitas politik dan ikut menurunkan angka kemiskinan. Kita lahir untuk menjaga bangsa,” tegasnya.
Ia juga menekankan, SOKSI dan Partai Golkar memiliki akar sejarah yang dalam, di mana nilai-nilai kekaryaan dan pengabdian menjadi fondasi utama.
SOKSI, katanya, bukan hanya organisasi politik, tetapi wadah pembinaan bagi masyarakat pekerja, karyawan, dan profesional yang ingin berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Depidar SOKSI Maluku Rohalim Boy Sangadji mengajak seluruh kader untuk memperkuat soliditas dan membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat aktif.
“SOKSI harus jadi wadah yang merangkul mahasiswa, pelajar, dan anak muda di Ambon. Mereka inilah penerus bangsa yang harus diarahkan agar berkontribusi melalui karya dan kekaryaan,” ujarnya.
RBS juga mengingatkan pentingnya sejarah berdirinya SOKSI pada era Jenderal Ahmad Yani, yang didirikan untuk menandingi dominasi organisasi kiri di masa itu.
Ia berharap semangat nasionalisme dan kekaryaan terus menjadi landasan perjuangan setiap kader SOKSI di Maluku.
Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisuta memberi apresiasi tinggi kepada SOKSI yang dinilai turut berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan ekonomi masyarakat.
“SOKSI memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia unggul, memperkuat UMKM, serta menanamkan nilai-nilai kerja keras dan tanggung jawab sosial,” kata Toisuta.
Ia berharap hasil Muscab ke-XXIV ini dapat melahirkan kepengurusan yang solid, bersemangat, dan memiliki komitmen kuat terhadap kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.
“Tema ‘Konsolidasi SOKSI Par Ambon Pung Bae’ sangat relevan dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi karakter masyarakat Ambon,” tambahnya.
Plt Ketua SOKSI Kota Ambon, Dessy Hallauw berterima kasih kepada seluruh panitia, peserta, dan pengurus yang telah bekerja keras menyukseskan Muscab ini.
“Dengan semangat SOKSI, kami siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Ambon untuk mendukung berbagai program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dessy juga menegaskan, SOKSI Kota Ambon akan terus berperan aktif dalam membina kader di berbagai bidang dari pemuda, pelajar, tani, hingga nelayan agar semangat kekaryaan terus tumbuh di setiap lapisan masyarakat.
Melalui Muscab ke-XXIV ini, SOKSI Kota Ambon meneguhkan kembali peran strategisnya sebagai organisasi kader penggerak pembangunan dan pilar sosial politik yang lahir dari semangat kekaryaan.
Dengan mengusung semangat “Par Ambon Pung Bae”, SOKSI bertekad memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kota Ambon untuk mewujudkan masyarakat yang produktif, sejahtera, dan berdaya saing. (NS-02)





