Soal Baku Tembak Polisi di Tual, Mabes Polri & Polda Terjunkan Tim
IMG-20240709-WA0000(1)

AMBON,Nunusaku.id,- Persoalan dugaan kontak tembak yang melibatkan dua satuan jajaran kepolisian, Polsek Tual dan Brimob BKO di Kota Tual, Minggu (28/7) langsung memantik perhatian markas besar (Mabes) Polri.

Untuk menindaklanjuti kasus tersebut, Mabes Polri pun telah menerjunkan tim yang terdiri dari KorBrimob dan Paminal Divpropam Polri untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Areis Aminullah.

“Ada tim yang diturunkan dari Mabes Polri untuk mendalami kejadian tersebut,” sebut Aries di Ambon, Senin (29/7).

Selain dari Mabes Polri, menurut Apresiasi, Polda Maluku juga menurunkan tim untuk bersama-sama melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di Tual.

“Bahwa memang terjadi bentrokan. Tetapi kita belum berani memastikan antara pihak siapa dengan siapa,” jelasnya.

Dirinya berharap, para pihak yang tidak berkepentingan untuk tidak berspekulasi terkait kejadian di Tual. Hingga nanti ada hasil pendalaman dan penyelidikan oleh tim gabungan Mabes Polri dan Polda Maluku.

Menyoal situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Bumi Maren pasca kejadian Minggu (28/7), Areis memastikan telah terkendali dan kondusif.

“Yang terpenting bahwa situasi Kamtibmas di Tual dalam keadaan aman dan terkendali. Diharapkan para pihak menahan diri dan tidak terpengaruh dengan hasutan atau provokasi apapun,” harap Kabid Humas.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan informasi yang diperoleh dari laman media online timesmaluku.com, Minggu (28/7) menyebut, sebelumnya terjadi penganiayaan terhadap personil yang sedang bertugas di lapangan oleh sekelompok personel Brimob BKO Resimen Pas 3 Pelopor di Pos SS di Polres Tual.

Insiden ini terjadi Jumat 26 Juli 2024 sekitar pukul 23.40 WIT. Mereka yang menjadi korban diantaranya Brigpol BI, Briptu Muhamad S. Rumles, Bripda Clif Sprendo Demny.

Awalnya sekira pukul 23.00 WIT, personel Polres Tual melaksanakan kegiatan apel KRYD di lapangan Kotak Polres Tual dan dilanjutkan Razia kendaraan di depan Pos SS.

Sekira pukul 23.40 WIT saat personel Polres Tual sedang melaksanakan kegiatan KRYD, di depan Pos SS Polres Tual ada sebuah motor CRF 150 yang berboncengan dengan menggunakan knalpot racing.

Sepeda motor ini melaju dari arah komplek SKB ke Pos SS. Sesaat di depan Pos SS mereka mengeluarkan kata makian yang dialamat ke Polisi Lalulintas yang sedang berjaga-jaga.

Pengemudi sepeda motor itu langsung melaju terus melewati personel yang melaksanakan kegiatan KRYD. Tidak lama kemudian ada sekelompok pengendara motor sekitar kurang lebih 30 orang datang menghampiri personel yang melaksanakan kegiatan KRYD.

Mereka berteriak, mencari seseorang. “Letsoin mana, Letsoin mana,” kata beberapa orang diantara mereka. Entah kenapa, mereka melakukan penganiayaan terhadap personel Sat Lantas Polres Tual yang sedang melaksanakan KRYD.

Penganiayaan ini, berdasarkan laporan yang diterima terhadap personel Polres Tual yang melaksanakan KRYD diduga dilatar belakangi kendaraan pribadi salah satu anggota Brimob yang ditahan petugas Sat Lantas Polres Tual saat melaksanakan operasi Patuh Salawaku 2024 karena menggunakan knalpot brong.

Atas insiden ini, kata sumber timesmaluku, Kapolres Tual memerintahkan seluruh personel yang melaksanakan kegiatan KRYD kembali ke Mako untuk apel pengecekan, kemudian mendatangi Mako Brimob untuk koordinasi terkait perkelahian tersebut. (NS)

 

 

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email