SMAN 4 Ambon Dahulukan Ujian Praktik, Antisipasi Libur Panjang
IMG-20260209-WA0019

AMBON,Nunusaku.id,- SMA Negeri 4 Ambon mulai menggelar Ujian Sekolah tahun pelajaran 2025-2026 dengan memprioritaskan pelaksanaan ujian praktik.

Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi padatnya jadwal libur nasional dan keagamaan yang terjadi sepanjang tahun ajaran berjalan.

Ujian praktik dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat pekan ini.

Kepala SMA Negeri 4 Ambon Mezack Tentua, S.Th.,M. Pd.K, menjelaskan, seluruh mekanisme pelaksanaan ujian mengacu pada Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Sekolah yang ditetapkan oleh masing-masing satuan pendidikan.

“Dalam POS sudah ditegaskan bahwa ujian sekolah diawali ujian praktik, sementara waktu pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah,” ungkapnya saat ditemui awak media di ruang kerja, Senin (9/2/26).

Ia menambahkan, tahun ajaran 2025-2026 diwarnai banyak hari libur yang cukup panjang dan tersebar, sehingga sekolah perlu melakukan pengaturan waktu secara cermat agar seluruh tahapan ujian dapat terlaksana secara maksimal.

“Terdapat jeda libur yang cukup panjang, mulai dari libur satu minggu, masuk sekolah sebentar, lalu kembali libur hingga menjelang bulan puasa. Ini menjadi pertimbangan utama kami dalam menyusun jadwal ujian,” jelasnya.

Ujian praktik yang dilaksanakan meliputi mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Seni, serta Prakarya.

Pelaksanaannya dibagi secara bertahap, dengan dua hari untuk PJOK dan dua hari berikutnya untuk Seni dan Prakarya.

Sementara itu, ujian tulis direncanakan berlangsung pada April 2026, sekitar pertengahan bulan.

Berbagai persiapan telah dilakukan pihak sekolah, termasuk pemantapan materi oleh guru serta koordinasi intensif dengan orang tua dan komite sekolah.

“Seluruh persiapan ujian praktik telah rampung. Dukungan orang tua dan peran aktif komite sekolah sangat membantu kelancaran pelaksanaan ujian,” kata Tentua.

Ia berharap para siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan baik, mengingat Ujian Sekolah menjadi salah satu komponen penting dalam penentuan kelulusan.

Penilaian didasarkan pada akumulasi nilai rapor, nilai ujian praktik, serta nilai ujian tulis.

Pada tahun ini, jumlah peserta Ujian Sekolah kelas XII di SMA Negeri 4 Ambon mencapai 328 siswa yang terbagi dalam sembilan kelas.

Sekolah juga menegaskan tidak lagi menggunakan sistem penjurusan IPA dan IPS, melainkan menerapkan sistem peminatan sesuai Kurikulum Nasional.

Selain itu, pelaksanaan ujian tulis nantinya akan dilakukan tanpa menggunakan kertas. Sekolah memilih sistem ujian berbasis komputer dan perangkat Android yang dinilai lebih efisien dan praktis.

“Dengan sistem digital, proses koreksi nilai dapat dilakukan lebih cepat dan akurat dibandingkan ujian berbasis kertas,” pungkasnya. (NS-02)

Views: 1
Facebook
WhatsApp
Email