Situasi di Hunuth Kondusif, Akses Jalan Kembali Normal
IMG-20250819-WA0158

AMBON,Nunusaku.id,- Situasi pasca konflik di kawasan Desa Hunuth Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon kini sudah kondusif pasca ditangani aparat gabungan TNI-POLRI dan mediasi oleh pemerintah.

Diketahui, pasca bentrok yang melibatkan dua kelompok warga diduga pemicunya siswa SMA kena tusuk hingga meninggal, belasan rumah dan bangunan dibakar. Ratusan jiwa mengungsi. Jalan raya sempat diblokade warga setempat.

“Situasi saat ini sudah kondusif pasca tadi kami bersama pa Walikota mengimbau masyarakat untuk buka blokade jalan dan tetap menjaga situasi kondusif,” jelas Wakapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, AKBP Nur Rahman kepada awak media di pertigaan Hunuth Durian Patah, Selasa (19/8).

Pasca kondusifitas itu, dirinya meminta masyarakat untuk mempercayakan penanganannya kepada aparat keamanan baik kepolisian maupun TNI.

“Percayakan kepada aparat keamanan baik itu kepolisian maupun TNI untuk menjaga situasi yang ada,” pintanya.

Pihaknya tambah Nur Rahman, sementara menyelidiki akarnya yaitu kasus penikaman siswa hingga meninggal dunia maupun pelaku pembakaran rumah-rumah.

Karena itu, diminta kepada masyarakat agar bagi yang mengetahui terkait kejadian awal yaitu kejadian penusukan serta pembakaran, bisa memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

“Terkait penanganan kasus, saat ini kami sedang melaksanakan Lidik. Mudah-mudahan ini segera cepat terungkap. Kami harapkan kerjasama masyarakat bisa memberikan informasi terkait kejadian tersebut,” pinta Wakapolresta.

Lebih lanjut dirinya mengimbau warga Hunuth dan Hitu agar tetap menahan diri, saling menjaga Kamtibmas tetap kondusif.

Sebab Kepolisian tambah Nur Rahman, nanti akan mendirikan pos penjagaan di dua lokasi strategis untuk mencegah bentrok susulan kembali terjadi.

“Rencana sesuai arahan pimpinan, nanti untuk pos yang ada, akan ditempatkan di pertigaan Durian Patah dan depan SPBU Hitu. Serta nanti ada personil patroli rutin untuk menjaga Kamtibmas,” demikian Wakapolresta. (NS)

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email