
AMBON,Nunusaku.id,- Usai perdana memimpin upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa lanjut melakukan silahturahmi bersama veteran, pejuang, Warakauri, dan purnawirawan provinsi Maluku.
Silaturahmi turut dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Abdullah Vanath, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Maluku, Walikota Ambon, pimpinan DPRD Maluku serta para veteran, Warakauri dan purnawirawan di lantai VII kantor Gubernur, Minggu (17/8/25).
Bagi Gubernur, silaturahmi bersama ini merupakan momentum untuk memupuk serta memperkuat komitmen dan jati diri anak bangsa dalam menghargai jasa-jasa para sesepuh dan tokoh pejuang.

“Kehadiran para sesepuh dan tokoh pejuang ini akan menjadi kekuatan, spirit, sekaligus motivasi bagi generasi penerus bangsa dalam mengenang kembali serta menghormati jasa pahlawan sebagai pejuang kemerdekaan. Dan menanamkan kembali pentingnya arti nilai-nilai kepahlawanan khususnya di provinsi Maluku tercinta,” tandas Gubernur.
Menurut orang nomor satu di Maluku itu, sebagai bangsa yang berbudaya, sudah selayaknya sebagai pemerintah dan semua elemen memberi penghormatan atas jasa-jasa pejuang perintis kemerdekaan, meski tidak sebanding dengan pengorbanan yang telah diberikan untuk meraih kemerdekaan.
Dirinya lantas mengingatkan pesan Presiden Indonesia pertama dalam pidato terakirnya pada 17 Agustus 1966 bahwa jangan sekali-kali melupakan atau meninggalkan sejarah. Pesan ini mengingatkan generasi penerus bangsa agar tidak melupakan sejarah bangsa yang penuh perjuangan.
“Kepada para pejuang, perintis kemerdekaan, veteran, Warakauri dan mereka yang telah mendharma-baktikan dirinya untuk bangsa dan negara, kami ucapakan terima kasih dan penghargaan yang tulus,” ucap Gubernur.
Di kesempatan tersebut, Gubernur bersama Wagub dan Walikota menyerahkan tanda kasih kepada perwakilan veteran, warakauri dan purnawirawan. (NS)





