
AMBON,Nunusaku.id,- Ketua Tim Tindak Satgas Pangan Polda Maluku AKP. Piter Matahelumual menegaskan, selain pasar murah, pihaknya juga akan melakukan pemantauan stok bahan pokok (Bapok) seperti beras, gula, minyak goreng, terigu di gudang Bulog maupun gudang pedagang jelang bulan Ramadhan.
Pengawasan ini guna mengetahui sekaligus memastikan ketersediaan Bapok aman dan terjangkau masyarakat khususnya umat Muslim, tetapi juga menghindari kenaikan harga yang tidak wajar maupun penimbunan oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab.
“Tak saja pasar murah, Satgas Pangan juga akan lakukan pantauan lapangan terkait stok Bapok menjelang Ramadhan untuk pastikan kebutuhan pokok aman dan tersedia, tidak disalahgunakan, bahkan ditimbun demi kepentingan pribadi,” tandasnya di Ambon, Sabtu (2/3/2024).
Sebelumnya, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Maluku melakukan pengawasan pelaksanaan pasar murah di sejumlah daerah di provinsi Maluku.
Pasar murah yang diinisiasi pihak Bulog dan Disperindag itu menyusul terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok (Bapok) masyarakat seperti beras.
“Pasar murah sudah dilaksanakan sejak pertengahan bulan Februari 2024 di sejumlah daerah di kabupaten/kota. Dan kami lakukan pengawasan agar tidak disalahgunakan,” kata Ketua Tim Tindak Satgas Pangan Polda Maluku AKP. Piter Matahelumual, Kamis (29/2).
Di kota Ambon sendiri, pasar murah kerap secara mobile. Pada Rabu (28/2), pasar murah dilaksanakan di ruas jalan pantai Mardika. Sasarannya masyarakat kurang mampu atau masyarakat menengah ke bawah.
Pengawasan dilakukan Satgas kata Pieter, untuk pastikan pelaksanaannya tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan pedagang yang akan membeli kemudian menjualnya kembali dengan harga yang telah dinaikkan.
“Bila kedapatan ada pedagang yang dengan sengaja memanfaatkan pelaksanaan pasar murah untuk mencari keuntungan maka akan langsung diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya. (NS)



