
AMBON,Nunusaku.id,- Walikota Ambon Bodewin Wattimen resmi melantik Roberd Sapulette sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon di ruang Vlizingen Balaikota Ambon, Selasa (21/07/26).
Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara nomor 28474-R-AK.02.03-SD-F-2026 tanggal 3 Juni 2026 tentang rekomendasi hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Ambon, serta Keputusan Walikota Ambon nomor 554 tahun 2026 tanggal 23 Juni 2026 tentang pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Ambon.
Prosesi pelantikan turut dihadiri Sekretaris Daerah Maluku selaku Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Ambon beserta seluruh anggota panitia seleksi, Forkopimda, pimpinan DPRD Kota Ambon, Wakil Walikota, Ketua TP PKK Kota, Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta pimpinan OPD lingkup Pemkot Ambon.
Walikota menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi (Pansel) yang telah menjalankan seluruh tahapan seleksi secara profesional hingga menghasilkan sosok terbaik untuk mengemban jabatan Sekretaris Daerah Kota Ambon.
Ia menegaskan, proses seleksi dilakukan dengan mengedepankan merit system, transparansi, akuntabilitas, serta melibatkan partisipasi publik sebagai bentuk keterbukaan pemerintah kepada masyarakat.
“Pengangkatan ASN harus dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, berbasis merit system, transparan, dan akuntabel. Keterlibatan publik kami buka sebagai ruang memberi masukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian, bukan untuk mempengaruhi keputusan, tetapi menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan yang terbaik,” tegasnya.
Walikota juga mengapresiasi tiga peserta seleksi lainnya, yakni Apries Gaspersz, Steven Dominggus, dan Richard Luhukay, yang menurutnya sama-sama memiliki kualitas dan kapasitas yang baik.
“Saudara-saudara semua juga terbaik. Kalau jabatan Sekda bisa diisi empat orang, maka empat-empatnya akan kami angkat. Tetapi karena hanya satu jabatan yang tersedia, maka keputusan yang diambil hari ini merupakan pilihan terbaik bagi Pemerintah Kota Ambon,” ungkapnya.
Kepada Roberd Sapulette, Walikota menitipkan sejumlah amanah strategis yang harus segera dijalankan sebagai Sekda definitif.
Ia menegaskan, Sekretaris Daerah merupakan motor penggerak birokrasi yang bertugas mengoordinasikan seluruh perangkat daerah agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif.
“Saudara sudah lebih dari satu tahun menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekda. Hari ini saudara sudah definitif, sehingga tidak ada lagi alasan bagi pimpinan OPD untuk tidak mengikuti arahan Sekda. Saya minta seluruh pimpinan OPD memberi dukungan penuh kepada Sekda,” katanya.
Sapulette juga diminta Walikota memastikan seluruh program prioritas Pemerintah Kota Ambon berjalan sesuai target.
“Kita memiliki 17 program prioritas yang telah ditetapkan dalam RPJMD. Tugas Sekda adalah memastikan seluruh program tersebut berjalan melalui koordinasi yang baik dengan seluruh OPD dan pemangku kepentingan,” ujarnya.
Selain itu, Walikota juga menaruh perhatian besar terhadap reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.
Ia meminta Sekda segera melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan dengan menciptakan birokrasi yang profesional, responsif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Kita ingin menciptakan birokrasi yang andal, terpercaya, bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Birokrasi harus ramping, cepat, responsif, dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Sebagai langkah awal, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta segera menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan agar masyarakat memiliki kepastian waktu dalam memperoleh pelayanan.
“Saya minta seluruh OPD menyusun SOP yang jelas. Kalau masyarakat mengurus sesuatu di sebuah OPD, harus diketahui berapa lama prosesnya hingga selesai. Jangan lagi ada birokrasi yang panjang dan memperlambat pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Walikota juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Menurutnya, ASN yang berintegritas akan melahirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan dipercaya masyarakat.
“Integritas dan netralitas ASN harus terus dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan integritas yang kuat, pelayanan publik akan semakin baik dan pemerintahan berjalan secara profesional,” ujarnya.
Ia menegaskan, Sekretaris Daerah merupakan perpanjangan tangan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam mengoordinasikan seluruh birokrasi pemerintahan.
Karena itu Walikota mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkot Ambon untuk meninggalkan berbagai dinamika yang terjadi selama proses seleksi Sekda dan kembali fokus bekerja demi kepentingan masyarakat.
“Mulai hari ini mari kita terima Pak Sekda sebagai pimpinan birokrasi. Apa yang disampaikan Sekda adalah bagian dari kebijakan Walikota dan Wakil Walikota sepanjang itu untuk kepentingan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat. Semua dinamika sudah selesai, sekarang saatnya kita bersatu membangun Kota Ambon,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan Roberd Sapulette atas amanah yang dipercayakan. Sebab jabatan merupakan titipan Tuhan yang harus dijalankan penuh tanggungjawab.
“Jabatan adalah amanah dan anugerah Tuhan. Gunakanlah jabatan ini sebaik-baiknya agar menjadi berkat bagi banyak orang dan membawa perubahan positif bagi Pemkot serta seluruh masyarakat Kota Ambon,” pungkas Walikota. (NS-02)




