Sah, Boy Kaya Pj Walikota Ambon, Syarif di Buru, Jais di SBB
IMG-20240524-WA0011

AMBON,Nunusaku.id,- Bodewin Wattimena, Djalaludin Salampessy dan Chandra As’Sadudin telah berakhir masa jabatannya sebagai Penjabat (Pj) Walikota Ambon, Pj Bupati Buru dan Pj Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Jum’at (24/5) malam.

Sebagai gantinya, Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie melantik Dominggus Boy Kaya, Syarif Hidayat dan Ahmad Jais Ely masing-masing sebagai orang nomor satu di Kota Ambon, Buru dan SBB di Gedung Islamic Center-Waihaong.

Pelantikan ketiganya berdasarkan SK nomor 100.2.1.3-1123 tahun 2024 tentang Pemberhentian dan pengangkatan Penjabat Walikota Ambon, SK 100.2.1.3-1110 tahun 2024 tentang Pemberhentian dan pengangkatan Penjabat Bupati Buru dan nomor 100.2.1.3-1111 tahun 2024 tentang Pemberhentian dan pengangkatan Penjabat Bupati SBB.

Sadali saat melantik ketiganya, menegaskan, pelantikan hari ini adalah agenda tahun ke – 3 dari kebijakan penunjukkan Penjabat Gubernur, Bupati dan Walikota menjelang perhelatan Pilkada serentak 27 November 2024, sebagaimana diatur dalam pasal 201 ayat (9) dan (11) Undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

“Perlu diingatkan bahwa kewenangan untuk menunjuk penjabat Gubernur, Bupati dan Walikota sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat, yakni Penjabat Gubernur dengan keputusan Presiden, sedangkan Penjabat Bupati/Walikota dengan keputusan Mendagri,” sebutnya.

Kepada ketiga Penjabat Kepala Daerah, Sadali ingatkan tugas prioritas adalah memfasilitasi dan mensukseskan agenda nasional Pilkada serentak 27 November 2024, antara lain dengan memastikan ketersediaan alokasi dana sesuai NPHD yang disepakati, serta menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemda masing-masing.

“Laksanakan seluruh penugasan ini dengan sungguh-sungguh, berkomitmen, transparan dan akuntabel, karena sebagai Penjabat, saudara-saudara wajib melaporkan kinerja pelaksanaan tugas setiap 3 (tiga) bulan, baik kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) maupun Gubernur Maluku,” pintanya.

Lebih lanjut, Sadali minta segera lakukan konsolidasi internal terhadap jajaran birokrasi, serta lakukan koordinasi dengan Forkopimda, DPRD, instansi vertikal, TNI-Polri, tokoh agama dan elemen masyarakat lainnya.

Khusus kepada ASN, Sadali tegas meminta agar mendukung penuh kepemimpinan Penjabat Walikota dan Bupati yang baru.

“Saya juga ingin pastikan arahan bapak Presiden maupun Mendagri tentang pengendalian inflasi, penurunan stunting, penurunan angka kemiskinan esktrim, memudahkan investasi, belanja APBD bagi produk dalam negeri, serta menjaga stabilitas politik dan keamanan menuju pilkada serentak tahun 2024, harus mendapat prioritas kerja saudara di daerah,” pinta Sadali.

Ketiga Penjabat Kepala Daerah juga Sadali minta agar segera lakukan konsolidasi dan benahi mindset birokrasi guna menghindari segregasi dan pengkotak-kotakan.

“Rangkul dan satukan mereka kembali sebagai jajaran birokrasi yang taat, patuh dan loyal pada aturan maupun etika birokrasi,” jelasnya.

Menyoal tahapan Pilkada serentak yang akan berjalan, Sadali juga minta tak saja Kota Ambon, Kabupaten Buru dan SBB, tapi semua Kabupaten/Kota se-Maluku agar segera merealisasikan dana hibah Pilkada kepada para pihak sesuai NPHD yang telah disepakati.

“Begitu pula aspek keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi prasyarat penting yang tidak boleh diabaikan. Saya minta semua pihak harus fokus menjaga keamanan dan ketertiban umum, membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi yang sinergis antara pemerintah daerah, aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat,” kuncinya. (NS)

Views: 7
Facebook
WhatsApp
Email