Safari Ramadhan di Manusela, Walikota Bodewin Ajak Warga Perkuat Toleransi & Syukur
IMG-20260302-WA0053

AMBON,Nunusaku.id,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan menyambangi warga BTN Manusela, RW 21 Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Senin (2/3/26).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Al-Ikhwan ini menjadi titik ketiga dari lima lokasi yang telah dijadwalkan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, Ketua TP-PKK Kota Lisa Wattimena, pimpinan OPD lingkup Pemkot Ambon, Ketua DPRD Kota, Ketua Baznas Kota, Kakanwil Kemenag Ambon, Raja Batu Merah, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Walikota menegaskan, Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Pemerintah kota hadir untuk pastikan umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman. Ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga,” ujarnya.

Ia mengaku, Pemkot Ambon telah mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci.

Pengawasan terhadap peredaran makanan dan minuman juga dilakukan bersama Balai POM guna menjamin keamanan konsumsi masyarakat.

“Alhamdulillah, hasil uji sampel menunjukkan kuliner di Kota Ambon aman dan memenuhi standar,” jelasnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pemkot menyalurkan 100 paket sembako kepada warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Sementara Baznas Ambon menambah 25 paket sembako tambahan.

Walikota menjelaskan, sebelumnya Safari Ramadhan telah digelar di Waihaong dan Wara, dan setelah Manusela akan berlanjut di dua titik lainnya.

Ia menegaskan, Pemkot komitmen membangun kebersamaan lintas agama tidak hanya diwujudkan melalui Safari Ramadhan, tetapi juga melalui Safari Natal dan dukungan terhadap berbagai perayaan keagamaan.

“Ambon adalah rumah bersama. Kita harus menjaga kota ini dengan semangat toleransi dan saling menghargai,” tegasnya.

Menurutnya, visi Ambon Manise yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan hanya dapat terwujud jika seluruh elemen masyarakat bersatu menjaga kedamaian dan memperkuat solidaritas sosial, terutama di momentum Ramadhan.

Menanggapi aspirasi warga terkait perbaikan infrastruktur seperti jalan, penerangan, dan air bersih, Walikota meminta masyarakat bersabar.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

“Kita punya komitmen yang kuat untuk membangun. Semua akan dikerjakan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Abdul Karim.

Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk memperbanyak rasa syukur kepada Allah SWT, tidak hanya melalui lisan tetapi juga lewat tindakan nyata seperti zakat, infak, dan sedekah.

“Ramadhan adalah bulan kasih sayang dan bulan berlomba dalam kebaikan. Jika kita bersyukur, Allah akan menambah nikmat-Nya,” pesannya.

Safari Ramadhan di BTN Manusela berlangsung khidmat dan penuh keakraban.

Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa semangat toleransi, rasa syukur, dan kepedulian sosial adalah fondasi utama dalam membangun Ambon yang damai dan sejahtera. (NS-02)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email