RW 015 BTN Kece Dapat Penghargaan "RW Digital" di Kota Ambon
oppo_2

AMBON,Nunusaku.id,- Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperkuat ibadah dan menjalin kebersamaan.

Dalam semangat itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Pemerintah Provinsi Maluku menggelar Safari Ramadhan 1446 H/2025 terakhir sebagai wujud kepedulian dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat di lapangan Panggung Blok D BTN Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Selasa (25/3).

Safari Ramadhan itu dirangkai dengan apresiasi dari Pemkot Ambon berupa penghargaan kepada RW 15 Kebun Cengkeh (Kece) yang berhasil menerapkan konsep RW digital.

Dimana atas bantuan anggota DPRD Maluku Rostina, telah terpasang CCTV di seluruh wilayah itu. Dengan kontroling langsung di Ketua RW, guna menciptakan lingkungan yang aman dan terkendali.

Penghargaan diserahkan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Wakil Gubernur Abdullah Vanath kepada Ketua RW dan pemberi bantuan.

“Safari Ramadhan bukan hanya agenda rutin, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah. Kami ingin pastikan umat Muslim di Ambon rasakan kehadiran pemerintah, bukan hanya sebagai pengambil kebijakan, tapi juga mitra yang selalu siap membantu,” ujar Walikota Ambon Bodewin Wattimena.

Selain itu, Pemkot Ambon juga hadirkan berbagai program sosial, seperti pasar murah dan operasi pasar di tiga titik strategis. Tujuannya agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga selama bulan suci.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menyoroti pentingnya pengendalian inflasi selama Ramadhan. Pasalnya setiap momentum hari besar keagamaan kerap diiringi lonjakan harga kebutuhan pokok akibat meningkatnya permintaan.

“Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus bekerja memastikan stok pangan mencukupi dan harga tetap stabil. Kami bahkan mengalokasikan 68 juta khusus untuk menekan lonjakan harga cabai, yang menjadi salah satu komoditas utama di Maluku,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia juga menyoroti tantangan distribusi yang sering kali dipengaruhi kondisi cuaca. Manakala sebagai wilayah kepulauan, akses transportasi laut di Maluku sangat berpengaruh terhadap ketersediaan barang di pasar.

Disisi lain, ia mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menyambut Ramadhan tahun ini yang terasa lebih spesial dengan kepemimpinan baru di Maluku.

“Bulan suci ini bukan hanya milik umat Muslim. Tradisi kebersamaan tetap terjaga, bahkan makanan khas Ramadhan seperti pisang asar juga dinikmati oleh warga non-Muslim, menunjukkan indahnya toleransi di Ambon,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, pemerintah juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, guna memastikan tidak ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan selama Ramadhan.

Safari Ramadhan ini ditutup dengan tausiyah oleh Ustad Arsal Tuasikal. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan, menguatkan rasa empati, serta terus menebar kebaikan selama bulan suci.

Acara ini turut dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, para tokoh masyarakat, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon serta masyarakat setempat. (NS-02)

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email