Rohani Vanath Komandoi DPW LASQI Nusantara Jaya Maluku
oppo_2

AMBON,Nunusaku.id,- Isteri Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, Ny. Rohani Vanath dipercaya untuk memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Jaya Provinsi Maluku masa bakti 2025-2030.

Selain Rohani, mantan anggota DPRD Maluku tiga periode, Ayu Hindun Hasanussi turut didapuk menjadi Ketua Harian DPW LASQI Nusantara Jaya Maluku bersama jajaran puluhan pengurus lainnya.

Adapun Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur (Wagub) Hj Abdullah Vanath diberikan amanah selaku dewan pembina.

Kepastian itu tertuang dalam surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LASQI nomor 102.A/SK/DPP-LASQI-Nj/VI/2025, yang diikuti pelantikan dan pengukuhan pengurus DPW oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP LASQI, Inu Aminudin di lantai VII kantor Gubernur Maluku, Kamis (12/6/25).

Sekjen berpesan, dalam wadah ini, ada tiga trilogi LASQI yang wajib diutamakan yaitu Ukhuwah, dakwah dan kelestarian seni budaya Islam. Ketiga trilogi ini harus diterapkan khususnya oleh pengurus.

“Kami haqul yakin pengurus DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku yang baru dibawah kepemimpinan ibu Rohani Vanath ini dapat mengemban tugasnya dengan baik,” sebut Inu.

Pada kesempatan itu, Wagub Abdullah Vanath menyatakan pengembangan Seni Qasidah selama ini telah mampu memberi proses pembelajaran sangat efektif baik dalam menumbuhkan daya cipta bagi para seniman, maupun dalam meningkatkan apresiasi dan seni bagi masyarakat.

Selain itu, seni Qasidah juga merupakan refleksi dan ekspresi dalam menyampaikan cita rasa kemanusiaan lewat berbagai aspek seperti pesan-pesan moral, etika dan agama.

“Seni Qasidah dan peradaban Islam ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisah. Tenggelam dan bersinar secara beriringan. Maka dengan sendirinya, mengembangkan kualitas seni Qasidah merupakan salah satu wujud cara kita mengekspresikan dan mengembangkan peradaban,” jelas Vanath.

Karenanya Wagub berharap, pengurus DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku dapat menjadikan wadah ini untuk menyalurkan aspirasi seni di kalangan seniman Qasidah dan sejenisnya di daerah Maluku.

“Melakukan pembinaan lewat sanggar-sanggar seni yang bernafaskan Islam hingga ke tingkat kecamatan dan desa, serta mampu menjalankan fungsi organisasi dan manajemen dengan baik sehingga LASQI berjalan terarah sesuai visi misi yang diemban,” harapnya.

Pemerintah Provinsi bersama DPW LASQI Maluku akan tetap berupaya agar pembinaan seni dan budaya Islam harus terus dilanjutkan.

Sebab itu Vanath berharap, pengurus DPW LASQI juga terus melakukan evaluasi dan pengembangan LASQI, bukan saja dari sisi organisasi semata tetapi juga dalam perannya menjaga dan mengembangkan nilai-nilai Islami berbasis budaya lokal.

“Demikian pula mampu menyusun program-program yang lebih baik dan inovatif sehingga seni Islam terus berkembang dan ikut membangun masyarakat Maluku yang rukun dan religius,” pungkas Vanath.

Diketahui, pelantikan pengurus DPW LASQI Maluku itu turut juga dihadiri Forkopimda, Ketua tim penggerak PKK Maluku, beberapa wakil kepala daerah di Maluku, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama serta tokoh masyarakat. (NS)

Views: 4
Facebook
WhatsApp
Email