
AMBON,Nunusaku.id,- Kepolisian Wanita (Polwan) Polda Maluku terus menggelar program goes to school yang merupakan rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76.
Setelah SD Negeri 1 Hative Besar, giliran personel Polwan Polda Maluku yang dipimpin Kompol Helda Misse Siwabessy, selaku Wakil ketua panitia HUT ke-76 Polwan, sambangi SMP Negeri 12 Halong Atas, Kota Ambon, Kamis (22/8).
Kegiatan yang dilakukan ini sekaligus memberi sosialisasi dan edukasi tentang persoalan bullying atau perundungan di sekolah beserta cara pencegahannya kepada 280 siswa kelas VII, VIII dan IX serta dewan guru.
Kompol Helda Siwabessy, katakan, kegiatan ini selain untuk menyambut HUT Polwan juga menindaklanjuti permintaan Kepala Sekolah mengenai persoalan bullying yang masih marak terjadi di Ambon dimana korbannya adalah anak-anak dibawah umur.
“Masalah ini perlu ditangani secara serius sejak dini agar anak-anak bisa mengetahuinya dan menceganya,” kata Kompol Helda.
Ia mengaku, dalam kegiatan sosialisasi kali ini materi edukasi diberikan kepada anak-anak fokus permasalahan Bullying, diantaranya apa itu bullying, jenis-jenisnya, dampaknya terhadap korban, cara pencegahan serta sanksi hukum bagi pelakunya.
“Kami juga ajarkan anak-anak bagaimana cara pencegahan, dan apa yang harus dilakukan apabila terjadi bullying baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,” jelasnya.
Tak hanya itu, Polwan Polda Maluku juga mengedukasi tentang pentingnya menjaga diri dari orang yang tidak dikenal, serta bagian-bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh orang lain.
“Kami juga memberikan pembelajaran bagi anak untuk menghindari ajakan dari orang yang tidak dikenal,” ungkapnya.
Kompol Helda berterima kasih kepada pimpinan sekolah yang telah mengundang pihaknya untuk memberi sosialisasi mengenai kasus bullying/perundungan di lingkungan sekolah.
“Kami berharap para siswa dapat terhindar dan tidak menjadi korban maupun pelaku bullying di lingkungan sekolah sehingga dapat menciptakan suasana belajar mengajar yang nyaman baik kepada para siswa maupun guru sendiri,” harapnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 12 Ambon, Christine Weeflaar, S.Pd, M.Pd juga berterima kasih kepada Kapolda Maluku yang telah ijinkan Polwan untuk hadir di sekolah yang dipimpinnya, sekaligus mengedukasi para siswa.
“Kami harap setelah para siswa mengetahui tentang bullying serta akibat dan sanksi hukumnya bagi pelaku maupun dampaknya bagi korban, dapat menghindari siswa dari perilaku bullying maupun perilaku-perilaku kenakalan remaja lainnya,” harapnya. (NS)



