Ratusan ASN Kagub Maluku "Masih Libur" di Hari Pertama Kerja 2026
IMG-20260105-WA0035

AMBON,Nunusaku.id,- Liburan panjang Natal dan Tahun Baru 2026 telah usai. Aktivitas kantor pemerintah termasuk di kantor Gubernur (Kagub) Maluku resmi beraktivitas kembali, Senin (5/1/26).

Hal itu ditandai dengan apel perdana awal tahun kerja 2026 yang dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Abdullah Vanath, di halaman Kantor Gubernur.

Sayangnya, pada hari pertama berkantor, diwarnai rendahnya tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN). Ratusan ASN “masih libur” alias tidak hadir.

Dari total 645 pegawai yang tersebar pada 17 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Kagub Maluku, tercatat hanya 417 orang yang hadir. Sementara itu, sebanyak 228 ASN tidak masuk kerja di hari perdana tersebut.

Berdasarkan data kehadiran, ASN yang tidak hadir dengan keterangan sakit berjumlah 7 orang, cuti 18 orang, izin 11 orang, tugas dinas 9 orang, dan tugas belajar 6 orang. Adapun ASN yang tidak hadir tanpa keterangan mencapai 117 orang.

“Rincian nama-nama ASN yang tidak hadir pada hari pertama kerja akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan aturan disiplin Pegawai Negeri Sipil yang berlaku,” tandas Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku, Richie Huwae.

Dalam apel perdana, Wagub menjelaskan, Gubernur Hendrik Lewerissa tengah melakukan kunjungan ke sejumlah OPD di luar lingkungan kantor Gubernur, sehingga dirinya mendapat tugas memimpin apel dan memberi pengarahan.

“Tahun 2025 dihadapkan pada berbagai tantangan dan berharap tahun ini situasi pemerintahan dapat berjalan lebih baik,” tandasnya.

Menurut Vanath, 2025 merupakan tahun berat bagi pemerintahan di semua level akibat kebijakan efisiensi secara nasional. Kondisi tersebut berdampak langsung pada daerah, termasuk berkurangnya ruang fiskal dan terganggunya perencanaan program OPD.

“Dalam situasi yang berat ini, kita harus tetap bekerja dengan semangat di tahun 2026. Sistem harus berjalan. Pemerintahan tidak boleh bergantung pada orang per orang, tetapi pada sistem kerja yang tertib,” tegas Vanath.

Ia juga meminta seluruh pimpinan OPD untuk tetap menjaga, memimpin, dan mendelegasikan tugas secara proporsional kepada aparatur di unit kerja masing-masing.

Vanath menekankan, dirinya tidak menyukai pola kepemimpinan yang hanya mengawasi tanpa membangun sistem kerja yang baik.

Selain disiplin kerja, Wagub mengingatkan ASN agar menjaga kesehatan, terutama bagi pegawai yang tercatat tidak hadir karena sakit.

“20 Februari merupakan 1 tahun pemerintahan bersama pa Gubernur, tentu akan menghadapi tanggapan kritis. Itu sudah resiko menjadi pemimpin dalam situasi berat ini. Meski demikian sebagai ASN kita harus tetap bekerja dan tunjukkan kinerja terbaik,” pesannya.

Ia juga menyinggung besarnya tekanan fiskal daerah akibat Dana Transfer Daerah tahun 2026 yang dinilai sangat memengaruhi belanja Pemerintah Provinsi Maluku dan pelaksanaan program OPD.

“Kepada seluruh pimpinan OPD, termasuk pelaksana harian dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), untuk tertibkan dan mendisiplinkan pegawai di masing-masing unit kerja agar disiplin dapat terbangun secara menyeluruh,” pinta Vanath. (NS)

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email