
AMBON,Nunusaku.id,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam merawat toleransi dan memperkuat persaudaraan antar warga melalui gelaran Festival Ramadan 1447 H.
Melalui Dinas Pariwisata, kegiatan ini akan dipusatkan di depan Masjid Al-Fatah, besok Jum’at, 20 Februari 2026, mulai pukul 16.00 WIT hingga selesai dan akan ditutup dengan buka puasa bersama masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Ambon, Christian Tukloy menjelaskan, festival keagamaan menjadi salah satu strategi Pemkot dalam membangun ruang-ruang perjumpaan lintas agama dan budaya di kota yang dikenal majemuk ini.
“Event keagamaan bukan sekadar perayaan, tetapi ruang silaturahmi. Pemkot ingin memastikan nilai toleransi, kebersamaan, dan kekeluargaan terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat Ambon,” ujarnya di Balaikota, Kamis (19/2).
Setelah sebelumnya sukses menggelar Festival Santa Claus dan Festival Imlek, kini Festival Ramadan dihadirkan sebagai bentuk dukungan dan penghormatan kepada umat Islam yang akan menunaikan ibadah puasa.
Festival ini akan dimeriahkan beragam atraksi seni dan budaya, mulai dari tari samra yang diiringi musik hadrat, rebana, dan marawis, hingga kolaborasi musik lintas nuansa religi.
Perpaduan unsur Islami dan sentuhan musikal yang identik dengan komunitas Kristen akan menjadi simbol kuat harmoni sosial di Ambon.
Tak hanya itu, arak-arakan hadrat juga akan menjadi bagian dari semarak festival. Rute dimulai dari depan Masjid Al-Fatah menuju kawasan Trikora, melintasi depan MaPolresta Ambon, sebelum kembali ke titik awal.
Sepanjang perjalanan, talenta-talenta muda Ambon akan menampilkan musik religi Islam sebagai bagian dari syiar Ramadan.
Festival Ramadan juga dirancang sebagai ruang pemberdayaan ekonomi. Puluhan pelaku UMKM, khususnya kuliner berbuka puasa, akan dilibatkan untuk memeriahkan kegiatan. Pemkot turut menyiapkan takjil gratis bagi masyarakat yang hadir.
Sebagai wujud kepedulian sosial, anak-anak yatim turut diundang untuk merasakan kebersamaan dalam suasana Ramadan.
Selain itu, lebih dari 200 petugas kebersihan dan penyapu jalan akan menerima bantuan sembako sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga kebersihan kota.
Pemerintah berharap Festival Ramadan 1447 H tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi benar-benar menghadirkan makna memperkuat solidaritas sosial, memperluas ruang berbagi, serta menciptakan suasana kondusif bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.
Melalui momentum ini, Pemkot kembali menegaskan wajah Ambon sebagai kota inklusif yang merawat kebhinekaan dalam semangat “Ambon Par Samua.” (NS-02)




