
AMBON,Nunusaku.id,- Dugaan melakukan pelanggaran integritas akademik atau Plagiarisme dalam karya ilmiahnya tentang Teori Ekonomi Mikro, yang diajukan saat pengusulan sebagai Guru Besar Universitas Pattimura (UNPATTI) tahun 2023 oleh Prof. Dr. Teddy Christianto Leasiwal, SE.,M.Si tak terbukti.
Pasalnya, dalam pemilihan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) UNPATTI periode 2024-2028, Kamis (30/5), Leasiwal tetap “mulus” lolos persyaratan sebagai bakal calon hingga calon untuk bertanding dengan dua koleganya, Dr Concita Latupapua dan Dr. Reiner Sitaniapessy.
Proses pemilihan sempat berlangsung alot di ruang rapat Fakultas tagal dugaan tersebut. Namun kemudian bisa dituntaskan dan hasil akhirnya menempatkan Prof. Tedy Leasiwal terpilih sebagai orang nomor satu suksesor Dr. Erly Leiwakabessy, Dekan FEBIS dua periode.
Dari 14 anggota Senat Fakultas yang mempunyai hak suara, Leasiwal unggul dengan memperoleh dukungan 9 orang anggota Senat.
Sementara lima (5) suara anggota Senat memilih Ketua Jurusan Manajemen, Dr Concita Latupapua. Sedangkan Dr. Reiner Sitaniapessy sama sekali tak mendapat dukungan.
Kepada awak media usai terpilih, Leasiwal mengaku, tidak mudah menjalani proses ini sedari awal hingga selesai dengan dipercayakan civitas akademika melalui anggota Senat Fakultas untuk memimpin FEBIS UNPATTI empat tahun kedepan.
“Mekanisme untuk sampai ke jenjang guru besar itu sudah melewati proses yang cukuplah. Artinya prosesnya cukup ketat, cukup baik. Sehingga untuk hal-hal seperti itu (tudingan plagiat-red) sangat tidak mungkin terlewatkan. Termasuk prosesnya bisa sampai kesini (pemilihan Dekan-red),” jelasnya.
Semua proses menurut Leasiwal, telah lalui perjenjangan. Mulai dari Fakultas, Universitas hingga ke Kementerian Dikbud-Ristek. Sehingga putusan-putusan itu tentu sudah berjalan sesuai.
“Katong serahkan saja kepada proses yang ada. Kalau memang ada yang keberatan soal itu, beta juga akan menunggu saja. Akan merespon dengan baik dan akan gunakan hak jawab juga dengan baik, lewat koridor yang resmi,” akuinya.
Akan tetapi, Leasiwal memastikan bahwa semua proses pemilihan Dekan maupun proses usulan Guru Besar sebelumnya di tahun 2023 lalu semua baik, tidak ada masalah.
“Artinya beta juga sudah pertaruhkan banyak hal disini. Sehingga segala konsekuensinya pasti sebagai pribadi akan terima. Jadi kalau untuk menjawab hal-hal ini, beta akan jawab nanti saat dipanggil atau mungkin ada proses selanjutnya. Tapi dengan sudah sampai di tahap ini (pemilihan Dekan), teman-teman bisa lihat, semua sudah clear and clean,” tegasnya. (NS)

