
AMBON,Nunusaku.id,- Selain akan fokus dengan persoalan kesehatan dan pendidikan kedepan, calon Gubernur Maluku nomor urut 3, Hendrik Lewerissa (HL) turut prihatin dengan aset-aset milik pemerintah daerah (Pemda) Maluku yang tak terurus.
Beberapa diantaranya ialah gedung Baileo Siwalima dan stadion Mandala Remaja Karang Panjang, kapal Siwalima yang saat ini bak besi tua (Bestu) di kawasan LIPI, hingga mess Maluku di Jakarta.
Menurut HL, aset-aset tersebut jika dikelola ditangan pemimpin yang tepat, tentu kondisinya tidak akan seperti itu. Namun memang, bila disalah kelola, tentu jadinya tidak akan mendatangkan manfaat bagi daerah dan masyarakat Maluku.
“Kasihan dan sangat prihatin kita melihatnya. Stadion Mandala yang punya sejarah, dibiarkan begitu saja, rumput tinggi, lampu tidak ada dan lainnya tak diperhatikan. Kapal Siwalima yang dulunya masih beroperasi dan bisa menekan cost jika perjalanan dinas ke kabupaten/kota, kini jadi Bestu,” sesalnya.
Disamping itu, banyak persoalan lain di sektor infrastruktur jalan, penerangan hingga air bersih yang sama sekali minim perhatian kepemimpinan sebelumnya dan membuat Maluku terpuruk, tertinggal. Itu artinya Maluku saat ini dalam keadaan tidak baik-baik saja.
“Maluku tidak pantas jadi provinsi tertinggal, sebab Maluku kaya. Hanya saja salah dikelola. Dan beta tinggalkan kursi DPR-RI, karena cinta untuk gunung tanah Maluku, dengan segala resikonya untuk biking bae Maluku, keluar dari beragam masalah itu,” tegasnya saat kampanye dialogis dengan warga di dusun Toisapu Kecamatan Leitimur Selatan dan Waringin Pintu Halong Desa Halong Kecamatan Baguala Kota Ambon, Jum’at (11/10).

Selain itu, jika terpilih bersama Abdullah Vanath pada Pilkada 27 November 2024 mendatang, pasangan dengan akronim Lawamena ini, kata Lewerissa telah berkomitmen akan benahi dan memberi perhatian penuh terkait penataan aset-aset itu, selain sektor kesehatan dan pendidikan yang jadi prioritas utama.
Pada sektor kesehatan, pembenahan total akan dilakukan terhadap rumah sakit (RS) milik pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku, RSUD dr Haulussy yang hingga kini pelayanan kesehatan terhadap masyarakat memprihatinkan.
“Beta dan pa Vanath telah bertekad akan benahi total RSUD dr Haulussy mulai dari fasilitas hingga pelayanannya harus baik. Pembenahan RS ini jadi target kita kedepan,” tegas Lewerissa.
Menurutnya, RS di Kabupaten/Kota di Jawa sana terbilang lebih bagus dan bersih, bila dibanding RSUD dr Haulussy milik pemerintah provinsi, tapi sama sekali tidak mendapat perhatian.
Hal itu juga berbanding lurus dengan tidak adanya kepedulian kepada tenaga kesehatan (Nakes). Padahal ketersediaan fasilitas harus juga jalan berbarengan dengan kesejahteraan Nakes, agar pelayanan kesehatan bisa maksimal, masyarakat terlayani baik.
“Tunjangan kesehatan bagi Nakes juga akan kami perhatikan agar mereka sejahtera, ini harus sepaket. Pelayanan jalan tapi kesejahteraan Nakes juga harus agar tidak ada masalah. Masyarakat kita sehat,” tegas Ketua DPD Gerindra Maluku itu.

Ditegaskannya, pasangan Lawamena miliki rencana dan solusi jelas untuk mengatasi persoalan-persoalan yang telah teridentifikasi itu lima tahun kedepan. Namun rencana itu baru akan disampaikan di debat kandidat.
“Tidak muluk-muluk. Tapi kami yakin bisa keluarkan Maluku dari kemiskinan dan ketertinggalan. Keyakinan itu karena pak Prabowo Subianto, Presiden Indonesia terpilih yang akan dilantik 20 Oktober nanti berada bersama kami. Beta dan pa Vanath sudah komitmen akan mencurahkan perhatian sepenuhnya bagi negeri ini,” pungkas Ketua DPD Gerindra Maluku itu. (NS)



