Presiden Bantu 17 Hewan Kurban untuk Warga Maluku, Gubernur: Distribusi Secara Adil & Tepat Sasaran
IMG-20260525-WA0217

AMBON,Nunusaku.id,- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto membantu total 17 ekor sapi sebagai hewan kurban yang akan disalurkan kepada masyarakat di wilayah Maluku.

Untuk Provinsi, bantuan Presiden berupa satu ekor sapi dengan berat 980 kilogram. Kota Ambon menerima satu ekor seberat 850 kilogram, Kota Tual menerima dua ekor masing-masing berbobot 384 dan 392 kilogram.

Selanjutnya, Kabupaten Seram Bagian Timur menerima satu ekor seberat 859 kilogram, Kabupaten Seram Bagian Barat satu ekor seberat 840 kilogram, Kabupaten Maluku Tengah satu ekor seberat 840 kilogram, Kabupaten Buru satu ekor seberat 840 kilogram, serta Kabupaten Buru Selatan satu ekor seberat 830 kilogram.

Kabupaten Maluku Tenggara menerima dua ekor seberat 405 dan 418 kilogram, Kabupaten Maluku Barat Daya dua ekor seberat 350 dan 320 kilogram, Kabupaten Kepulauan Tanimbar dua ekor masing-masing 450 kilogram, serta Kabupaten Kepulauan Aru dua ekor dengan berat 423 dan 412 kilogram.

Selain bantuan Presiden, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku juga menyalurkan sebanyak 126 hewan qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penyaluran hewan qurban tersebut dipusatkan di pelataran Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Senin (25/5/2026), dan dilakukan langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur menyerahkan secara simbolis satu ekor sapi qurban miliknya kepada Ketua Yayasan Al-Fatah Ambon.

Selain itu, turut diserahkan tiga ekor sapi bantuan Pemerintah Provinsi Maluku kepada tiga pimpinan masjid lainnya di Kota dan Pulau Ambon.

Gubernur menegaskan, ibadah qurban tidak hanya dimaknai sebagai bentuk ritual keagamaan semata, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ibadah qurban tidak sekadar menjadi ritual vertikal sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur kita atas nikmat Allah SWT. Lebih dari itu, qurban memuat dimensi sosial yang sangat kuat,” kata Gubernur.

Menurutnya, melalui penyembelihan dan pembagian daging qurban, masyarakat diajak mempererat ukhuwah Islamiah, memperkuat solidaritas sosial, serta memperkecil jurang pemisah antar sesama.

“Kita pastikan kebahagiaan Hari Raya Idul Adha ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Dikatakan, hewan-hewan qurban bantuan Presiden maupun pemerintah provinsi ini tentu telah melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat untuk memastikan kelayakan konsumsi dan kesesuaiannya dengan syariat Islam.

Karena itu Gubernur menitipkan pesan agar seluruh bantuan hewan qurban, termasuk bantuan Presiden, disembelih pada waktu yang tepat dan didistribusikan secara adil serta tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Prioritaskan saudara-saudara duafa dan fakir miskin agar nilai esensi berbagi dalam Idul Adha benar-benar terwujud nyata,” pesan Gubernur.

Selain itu, Lewerissa mengingatkan seluruh panitia qurban agar menjaga kebersihan lingkungan dan higienitas selama proses penyembelihan hingga pembagian daging qurban kepada masyarakat.

“Semoga semangat berqurban di Hari Raya Idul Adha ini menjadi momentum bagi kita semua untuk terus meningkatkan solidaritas, kepekaan sosial, dan semangat gotong royong dalam membangun Maluku yang kita cintai,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Maluku, Faizal Ahmad menjelaskan, total 126 hewan qurban yang disalurkan tahun ini terdiri dari satu ekor sapi milik Gubernur dengan berat 650 kilogram, 100 ekor sapi dan 25 kambing lokal dari pemerintah provinsi.

Selain 17 Sapi bantuan Presiden, Faizal juga menyebut, adanya bantuan tambahan hewan qurban dari PT Batu Tua yang turut disalurkan melalui Pemerintah Provinsi Maluku.

“Seluruh hewan qurban untuk 11 kabupaten/kota telah mulai disalurkan sejak Minggu lalu dan kita maksimalkan tuntas besok melalui panitia pada proposal-proposal yang masuk,” pungkasnya. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email