Polda-Pemda Maluku Awasi Stok-Harga Bapok; Aman Hingga Tahun Baru
IMG-20251223-WA0160

AMBON,Nunusaku.id,- Untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (bapok) masyarakat menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polda Maluku bersama Pemerintah Daerah (Pemda) dan sejumlah instansi terkait melakukan pemantauan dan pengawasan.

Kegiatan yang dilakukan berdasarkan instruksi Kapolda Maluku dan surat Gubernur Maluku ini juga bertujuan untuk memastikan tidak adanya permainan harga bapok melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pemantauan menyasar sejumlah distributor pangan yakni CV. Berkat Abadi dan gudang Bulog. Dipimpin Direktur Reskrimsus Polda Maluku, Kombes Pol. Piter Yanottama selaku Kasatgas Pangan Maluku bersama Plh Sekda Maluku Kasrul Selang, pimpinan Bank Indonesia, Kepala Kantor Karantina Maluku, Kepala Balai POM Ambon, Kabulog Maluku – Maluku Utara, Kadis Ketahanan Pangan Maluku, Kadis Perindag Maluku, dan Karo Perekonomian Setda Maluku.

‎”Dari hasil pemantauan, untuk stok bahan pokok tercukupi untuk satu sampai dua bulan kedepan,” kata Kombes Piter Yanottama.

Bahan pokok, kata Kombes Piter tercukupi hingga dua bulan ke depan kecuali telur ayam yang rencananya akan dilakukan bongkar muat pada 24 Desember 2025.

“Untuk stok telur ayam sementara kosong, dan baru akan dilakukan bongkar muat setelah kapal pengangkut tiba tanggal 24 Desember,” ungkapnya.

Polda Maluku dan pihak terkait telah berkoordinasi agar bongkar muat khususnya untuk telur ayam dapat dilakukan hingga tengah malam. Mengingat adanya pembatasan jam operasional berdasarkan surat edaran KSOP Ambon.

“Sudah dilakukan koordinasi dengan KSOP Ambon maupun perusahaan pelayaran untuk tetap melaksanakan giat bongkar muat terhadap telur-telur pada kontainer dengan tidak mengacu pada Surat Edaran KSOP Ambon atau tetap dilakukan bongkar muat sampai malam,” jelasnya.

Plh Sekda Maluku, Kasrul Selang menambahkan, Gubernur Hendrik Lewerissa telah mempertegas untuk jajaran agar bekerjasama dengan kepolisian guna melakukan pengawasan intensif guna memastikan ketersediaan Bapok bisa dijangkau masyarakat Maluku selama Natal dan Tahun Baru.

Demikian pula harga Bapok agar tidak ada permainan dan tetap stabil. Dimana hasilnya, Bapok terjaga selama Nataru bahkan hingga dua bulan kedepan. Sehingga masyarakat diharapkan tidak panik dan tetap melakukan aktivitas ekonomi dan sosial seperti biasanya.

“Ini bentuk komitmen pemerintah Maluku dibawah kepemimpinan pa Gubernur untuk menjaga ketersediaan Bapok agar masyarakat bisa aman dan nyaman merayakan Natal dan Tahun Baru,” demikian Kasrul. (NS)

Views: 2
Facebook
WhatsApp
Email