Polda Maluku akan Bagi Personel Pengamanan Pilkada Jadi 8 Satgas
IMG-20240816-WA0094-768x576

AMBON,Nunusaku.id,- Karo Ops Polda Maluku Kombes Pol Juni Duarsah mengaku, Polda Maluku saat ini telah menyusun kekuatan personel untuk pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dibagi dalam delapan (8) satuan tugas (Satgas).

“Sebagaimana arahan bapak Kapolda Maluku, personel pengamanan akan terbagi dalam 8 Satgas. Mereka akan menjalankan tupoksi masing-masing, mulai dari Polda hingga Polres jajaran,” tandas Juni saat dialog publik kesiapan pelaksanaan Pilkada serentak 2024 yang digagas Polda Maluku di Studio RRI Ambon, Jumat (16/8/24).

Dikatakan Juni, Satgas nantinya akan menjalankan tugas masing-masing sehingga pengamanan Pilkada dapat berjalan dengan terintegrasi.

Secara umum, tambah Juni, situasi angka gangguan Kamtibmas sampai saat ini mengalami penurunan, namun penyebab gangguan Kamtibmas masih didominasi oleh persoalan minuman keras (Miras).

Dimana terjadi aksi penganiayaan yang berujung bentrok antar kampung berawal dari para pelaku yang sudah dipengaruhi miras.

“Untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif dan untuk mensukseskan Pemilukada serentak di Maluku adalah tanggungjawab kita bersama,” ujarnya.

Kapolri, tambah Kombes Juni, telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polri untuk tetap bersikap netral di Pilkada. Karena itu jajaran Polda Maluku dan Polres jajaran diharapkan menjadi perhatian.

“Jangan ada yang terlibat politik praktis. Jika ada anggota Polri yang tidak netral saat Pilkada, masyarakat diharapkan dapat melaporkan yang disertai bukti seperti foto,” urainya.

“Selanjutnya kita akan segera menindaklanjutinya sesuai aturan hukum yang berlaku,” pintan Juni.

Polda Maluku juga berharap kepada KPU apabila logistik Pilkada sudah siap agar dapat segera didistribusikan lebih awal ke daerah-daerah. Hal ini penting dilakukan untuk mengantisipasi sewaktu-waktu terjadi cuaca buruk.

“Polda Maluku pada dasarnya akan tetap kawal dan amankan Pilkada dengan baik. Kami minta masalah tapal batas segera dituntaskan pemerintah setempat bersama masyarakat agar tidak menjadi masalah berulang yang mengganggu pelaksanaan pencoblosan di daerah tersebut,” harapnya.

Diketahui, dialog tersebut selain dari Polda Maluku, juga menghadirkan pemateri dari Komisioner KPU Syarif Mahulauw dan Bawaslu Maluku, Daim Baco Rahawarin. (NS)

 

Views: 1
Facebook
WhatsApp
Email