
AMBON,Nunusaku.id,- Pemerintah Kota Ambon akan melaksanakan pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio secara serentak pada 23 Juli 2024 mendatang di dua titik yaitu kompleks SD P&K Jalan Pattimura dan Puskesmas Hunuth.
“PIN Polio akan dicanangkan bapak Penjabat Walikota 23 Juli 2024 di dua lokasi berbeda yakni di kompleks SD P&K dan di Puskesmas Desa Hunuth Durian Patah Kecamatan Teluk Ambon,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy di Ambon, Sabtu (13/7).
Pihaknya kata Wendy, saat pencanangan hingga selesai menargetkan capaian PIN Polio 2024 di Kota Ambon yakni 95 persen dengan jumlah estimasi anak yang akan diimunisasi mencapai 47.309 anak.
Diketahui, untuk mematangkan kesiapan kegiatan itu, digelar rapat konsultasi yang dipimpin Penjabat Walikota Dominggus Kaya, dihadiri pimpinan OPD, Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK, Camat, Kades/Raja/Lurah dan kepala sekolah di ruang Vlisingen Balaikota Ambon, Jumat (12/7/24).
“Saya berharap semua stakeholder akan dapat bekerjasama bersinergi mensukseskan PIN Polio di Kota Ambon, khususnya Camat, Lurah Raja/Kades, seluruh kepala sekolah dan terutama orang tua,” harap Kaya.
Dikatakan, target imunisasi adalah anak usia 0 sampai 7 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Itu berarti semua Posyandu dilakukan PIN demikian juga di sekolah dasar terutama di kelas 1 dan mungkin juga kelas 2.
Karena itu selain untuk konsolidasi kesiapan stakeholder menghadapi PIN Polio, tetapi juga ingin dipastikan terkait pemutakhiran data anak-anak yang akan diimunisasi.
“Puskesmas dan Posyandu data sudah siap tapi SD belum tuntas. Ada 51 sekolah yang belum masukkan data sehingga kita perlu kerja keras, inisiasi lagi guna mendapatkan data itu agar Dinas Kesehatan menyiapkan mikro planning berapa kebutuhan real kita,” ingatnya.
Lebih lanjut, menurutnya, imunisasi ini tidak berbahaya dan tidak ada dampak bawaan kepada anak, sebab hanya diberikan dengan cara diteteskan ke mulut.
Sehingga diimbau bagi orang tua untuk dapat bekerjasama membawa anak-anaknya untuk imunisasi pada waktunya.
“Saya mengimbau para orang tua untuk turut berpartisipasi dalam program ini dengan membawa anak-anak untuk diimunisasi, sebab penyakit Polio ini tidak dapat disembuhkan dan dapat menyebabkan cacat seumur hidup,” pungkasnya. (NS/MC)

