
AMBON,Nunusaku.id,- Defile Kafilah dari setiap Kabupaten/Kota yang mengikuti perhelatan Mushabah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXX tingkat Provinsi Maluku tahun 2024 menjadi bagian dari seremoni pembukaan event tersebut di Lapangan Merdeka Ambon, Sabtu (22/6/24) malam.
Sebagai tuan rumah, Kafilah Kota Ambon yang dipimpin wakil ketua Kafilah, Robby Sapulette menjadi “penutup” yang manis. Sebab ciri khas kota yang dikenal dengan city of music dan kota toleransi itu pun ditunjukkan.

Bahkan, dukungan langsung diberikan pimpinan umat lintas agama di ibukota provinsi dengan hadir dan mengikuti defile bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Ambon.
Tak ketinggalan kolaborasi paduan terompet Gereja dengan musik Hadrat yang mengantar Kafilah MTQ Kota Ambon pada defile, memberi “warna” berbeda di depan ribuan pasang mata.
Terlihat, Penjabat Walikota Ambon Dominggus N. Kaya dan Pj Ketua Tim Penggerak PKK Ibu Dessy Kaya begitu sumringah melambaikan tangan sembari melempar senyum khasnya dari tribun utama ke Kafilah MTQ Kota Ambon.

Diketahui, Kafilah Kota Ambon pada gelaran MTQ XXX tingkat provinsi Maluku ini mengirim 41 Qori Qoriah untuk mengikuti 7 cabang/golongan mata lomba, meliputi Tilawah Al-Qur’an, Hifzil Al-Qur’an, Qiraat, Fahmil Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, penulisan karya ilmiah Al-Qur’an, dan Khat Al-Qur’an.
Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie katakan, pelaksanaan event keagamaan seperti MTQ mempunyai posisi yang sangat vital dan strategis dalam rangka membangun mental, spiritual, dan masa depan peradaban bangsa ini.
Dalam konteks ini pelaksanaan MTQ sejatinya dapat meninggalkan jejak-jejak peradaban yang ditandai dengan terjadinya perubahan pola pikir, kebiasaan, karakter dan pola hidup, pemikiran sempit, eksklusif, kepada pemikiran yang terbuka, dan transformatif dari pola hidup yang kontekstual kepada kehidupan yang lebih rukun dan damai.
“Pada intinya Alquran sebagai petunjuk untuk umat manusia selain melalui MTQ dengan berbagai macam mata lomba, sejatinya menilai Alquran harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya saat membuka event MTQ XXX tingkat provinsi Maluku.

Sadali mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjadikan Maluku sebagai Darussalam, daerah yang aman, damai, sejahtera dan bermartabat.
Ia berharap dengan kemuliaan Alquran yang dibacakan dengan alunan suara indah, ditulis dengan karya seni tinggi, ditafsirkan dengan penuh hikmat, kebeningan jiwa, dan kelapangan hati di MTQ ini, dapat melahirkan generasi Rohani, yakni generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, sosial, dan spiritual sebagai modal sosial membangun Maluku lebih maju dan sejahtera.
“Maluku aman, nyaman, damai dan sejahtera harus menjadi karakter bagi semua warga masyarakat berbasis pada nilai-nilai universal agama,” pungkasnya. (NS)






