Perumda Panca Karya Jadikan Natal Momen Teguhkan Komitmen Pelayanan-Berintegritas untuk Masyarakat Maluku
IMG-20251222-WA0172

AMBON,Nunusaku.id,- Suasana sederhana, penuh penghayatan, dan sarat makna memenuhi syukur perayaan Natal Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panca Karya di hall lantai II  kantor tersebut, kawasan Setia Budhi Ambon, Senin (22/12).

Dengan mengusung tema “Kristus Lahir, Ada Nyanyian Harapan di Tengah Kesunyian”, perayaan Natal ini menjadi momentum rohani untuk meneguhkan kembali komitmen pelayanan jajaran Direksi, dewan pengawas dan karyawan Perumda Panca Karya kepada masyarakat di sektor transportasi.

Ibadah Natal diawali pujian-pujian yang menggema, mengajak seluruh insan Panca Karya memuliakan Tuhan dalam semangat syukur.

Suasana khidmat semakin terasa saat prosesi pembakaran lilin yang dilakukan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Jhoni Wattimena dan anggota Dewas Oyang Nego Petrusz, Direktur Keuangan Maya Kailola menyampaikan pesan Kelahiran Yesus adalah wujud janji yang menjadi nyata, menginspirasi bahwa kehadirannya yang bersahaja di palungan mengajarkan bahwa esensi kekuasaan bukanlah tentang dominasi, melainkan tentang kerendahan hati.

Sebagaimana Tuhan menjadi manusia untuk merangkul ciptaan-nya, para pemimpin pun harus memaknai dan kesejahteraan karyawan sebagai prioritas yang melampaui segala pencapaian materi bukan sekadar tempat mengejar target, melainkan wadah pelayanan yang memanusiakan manusia.

Perayaan Natal juga diperkaya dengan pujian solo dari Kesya Parinusa dan Sandra Bremer yang menghadirkan suasana perenungan dan pengharapan.

Pdt. Jhon Pattikawa, dalam refleksi Natal dari bacaan Matius 1:23 tentang Yesus sebagai Imanuel, Allah yang menyertai ingatkan bahwa kehadiran Kristus adalah manifestasi kasih Allah yang nyata, sebagaimana ditegaskan dalam Yohanes 3:16.

“Manifestasi sorga bukanlah kemewahan atau hiasan, tetapi kehadiran Allah yang memberikan diri-Nya untuk menyertai manusia setiap waktu. Kristus lahir dalam kesunyian, namun dari kesunyian itu lahir harapan bagi dunia,” ujarnya.

Ia juga mengajak Perumda Panca Karya untuk terus menjadi saluran berkat bagi masyarakat.

Usai kebaktian Natal, Direktur Utama Perumda Panca Karya, Rany Tualeka, dalam sambutannya menyampaikan, tahun 2025 merupakan tahun penuh tantangan.

Namun, dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, seluruh insan Panca Karya mampu melewati berbagai keterbatasan tersebut.

“Cahaya mampu menerangi kegelapan. Insan Panca Karya adalah cahaya harapan bagi masyarakat. Momen Natal ini meneguhkan tekad kita untuk terus melayani dengan profesional, penuh integritas, dan berorientasi pada kepentingan publik,” ujar Tualeka.

Hadir dalam seremoni Natal tersebut Direktur Operasional Syaifuddin Go serta Dewan Pengawas Ayu Hasanusi.

Menutup rangkaian perayaan Natal, Tualeka mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga kebersamaan lintas iman dan meningkatkan kinerja pelayanan.

Ia berharap Perumda Panca Karya semakin kokoh sebagai perusahaan daerah yang profesional dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kiranya semangat Natal menuntun kita untuk terus mengangkat derajat Perumda Panca Karya dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (NS)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email