Personil Polisi di Maluku Diingatkan; Jangan Pamer Kemewahan di Publik & Medsos
IMG-20251107-WA0130

AMBON,Nunusaku.id,- Kepala Biro (Karo) SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi menegaskan disiplin anggota dan persiapan rekrutmen Bintara Brimob tahun 2026.

Penegasan ini disampaikan Kombes Jemi saat memimpin apel persiapan olahraga bersama personel gabungan Polda Maluku di Lapangan Letkol Tahapary, Kota Ambon, Jumat (7/11).

Olahraga bersama rutin dilaksanakan sebagai momen perkuatan soliditas sekaligus penyampaian sejumlah arahan strategis terkait pembinaan sumber daya manusia Polri di lingkungan Polda Maluku.

Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) turut hadir dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kebugaran fisik personel Polri tersebut.

Saat memimpin apel, Kombes Jemi menyampaikan beberapa poin penting terkait agenda dan kebijakan SDM Polri yang akan dijalankan dalam waktu dekat. Diantaranya persiapan rekrutmen Bintara Brimob.

Dikatakan, Polda Maluku akan segera memasuki tahapan penerimaan seleksi Bintara Brimob. Pendaftaran seleksi ini akan dibuka secara online pada 10 November 2025.

Meski Surat Telegram (ST) resmi dari Mabes Polri masih menunggu diterbitkan, jajaran diminta mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Rekan-rekan dapat menyampaikan informasi ini kepada keluarga, sanak saudara, maupun masyarakat di lingkungan sekitar agar proses rekrutmen dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat,” pintanya.

Lebih lanjut, Karo SDM juga menekankan kepada seluruh personel yang memenuhi syarat untuk mengikuti Sekolah Inspektur Polisi (SIP) agar mulai mempersiapkan diri.

“Akan ada percepatan pelaksanaan seleksi SIP berdasarkan informasi yang telah diterima secara internal, sembari menunggu ST resmi dari Mabes Polri,” tegasnya.

Selain itu, Kombes Jemi juga tekankan beberapa poin penting yang wajib dilakukan setiap personel. Yaitu hidup sederhana, jaga penampilan agar tetap bersih, rapi, dan sesuai ketentuan pakaian dinas, gunakan media sosial untuk hal positif, jadi teladan integritas di lingkungan masyarakat, sosialisasi internal kepada anggota keluarga, serta saling mengingatkan bila ada rekan atau keluarga yang berpotensi merusak citra institusi.

“Hindari memamerkan kemewahan di publik maupun media sosial,  jangan menyalahgunakan atribut pangkat atau pakaian dinas untuk kepentingan pribadi di luar kedinasan,” demikian Jemi. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email