Perkuat Keunggulan Global, Prof. Lattu Dorong Transformasi Musik Gereja & PAK Berbasis Kearifan Lokal
latu iakn

AMBON,Nunusaku.id,- Program Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon sukses menyelenggarakan kuliah umum yang berfokus pada penguatan kapasitas akademik dan daya saing global, Selasa (21/7).

Menghadirkan Guru Besar Bidang Sosiologi Lintas Agama Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Prof. Dr. Izak Y.M. Lattu, Ph.D., sebagai narasumber utama, kegiatan yang berlangsung secara daring ini mengusung tema “Rekonstruksi Paradigma Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja Melalui Pembelajaran Transformatif untuk Membangun Keunggulan Global” dan subtema “Dari Pengetahuan Lokal ke Diskursus Global: Interdisipliner dan Transformasi Musik Gereja dan Pendidikan Agama Kristen Indonesia”.

​Dalam pemaparannya, Prof. Izak Lattu menekankan pentingnya mendobrak pola pikir lama dalam ranah Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Musik Gereja.

Menurutnya, kekayaan pengetahuan lokal (local knowledge) Indonesia bukanlah entitas yang terisolasi, melainkan modal strategis yang jika dikelola secara interdisipliner mampu memberi kontribusi signifikan dalam diskursus akademik maupun praktis di tingkat global.

​”Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja di Indonesia harus berani berdialog dengan berbagai disiplin ilmu lain. Kita tidak hanya mengadopsi teori luar, tetapi mengangkat nilai, tradisi, dan konteks lokal menuju panggung dunia melalui pendekatan pembelajaran yang transformatif,” tegas Prof. Izak Lattu.

Beberapa poin kunci dalam kuliah umum yang disoroti Lattu yakni Rekonstruksi Paradigma: menggeser pendekatan konvensional menuju model pembelajaran transformatif yang mendorong kritisme, inklusivitas, dan relevansi zaman.

Kedua, Pendekatan Interdisipliner: Mengintegrasikan sosiologi, budaya, dan musikologi untuk memperkaya pemaknaan PAK dan Musik Gereja. Ketiga yaitu Penguatan Identitas menuju Pengetahuan Global: Menjadikan tradisi dan kekayaan lokal Indonesia sebagai kontribusi unik dalam dialog teologi dan kebudayaan internasional.

​Direktur Program Pascasarjana IAKN Ambon, Dr. A. Ch. Kakiay, M.Si mengapresiasi kehadiran dan bobot pemikiran yang dibagikan Prof. Izak Lattu dalam kuliah umum, karena memberikan perspektif yang mendalam tentang bagaimana transformasi Musik Gereja dan PAK, tanpa meninggalkan kearifan lokal menghadapi tantangan global kedepan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memicu semangat para mahasiswa pascasarjana serta dosen untuk melahirkan riset-riset bereputasi internasional yang berakar kuat pada kearifan lokal,” tandas Kakiay.

​Kuliah umum ini diikuti ratusan peserta yang terdiri dari Wakil Rektor I, mahasiswa program Magister dan Doktoral, para dosen, serta praktisi pendidikan agama dan musik gereja, yang berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. (NS)

Views: 14
Facebook
WhatsApp
Email