
AMBON,Nunusaku.id,- Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa berkunjung ke Kabupaten Maluku Tenggara (Malra). Ini merupakan pertama kalinya Gubernur mengunjungi daerah tersebut setelah 82 hari dilantik menjadi orang nomor satu di Maluku.
Dalam lawatannya ke Bumi Larvul Ngabal, Senin (12/5/25), Gubernur didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Maluku, Ny. Maya Baby Lewerissa.
Hadir pula jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) seperti Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun, Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Wakajati Maluku serta Kabinda.
Kunjungan ke Malra dilakukan atas undangan dari Bupati Muhammad Thaher Hanubun. Saat tiba di bandara Ibra-Langgur, Gubernur dan rombongan disambut ritual adat Kei Rinin oleh pemuka adat.
Gubernur juga turut dikalungkan syal adat Kei oleh pemuka adat. Setelah beramah tamah di kantor Bupati dan sejenak menepi di Hotel Villa Langgur, Gubernur dan Forkopimda kemudian bergerak ke Landmark Langgur.

Bukan dengan iring-iringan kendaraan, namun sambil berjalan kaki. ASN dan masyarakat Malra dengan bentangan bendera merah putih sepanjang jalan menyambut kehadiran Gubernur.
Antusiasme positif masyarakat direspon balik Gubernur dengan menyapa dan memberikan lambaian tangan. Tak ketinggalan senyuman pun ditebar Lewerissa. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa. Seakan tak ada sekat antara pemimpin dan masyarakat.
Di Landmark Langgur, Gubernur dan Forkopimda melakukan pertemuan sekaligus pembinaan Kamtibmas dengan pemerintah kabupaten Malra dan Kota Tual serta stakeholder terkait yaitu para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat.
“Pertemuan tersebut tidak sebatas simbolik. Tapi bentuk nyata kehadiran negara melalui pemerintah provinsi dan Forkopimda untuk masyarakat di Malra dan Tual agar sama-sama berkomitmen menjaga tanah dan daerah ini agar tidak lagi berkonflik. Sebab konflik tidak bawa keuntungan bagi kita, namun sebaliknya,” tandas Gubernur. (NS)





