
AMBON,Nunusaku.id,- Peran personel Polisi Wanita (Polwan) sangat penting dan strategis dalam dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks.
“Kehadiran Polwan bukan sebagai pelengkap struktural organisasi, namun lebih daripada itu mampu menjadi representasi Polri yang humanis dan profesional,” tandas Wakapolda Maluku, Brigjen Polisi Imam Thobroni saat jumpa personel Polwan Polda Maluku di Rupatama Mapolda Maluku, Rabu (23/7).
Pengarahan kepada seluruh Polwan Polda Maluku dan Polres Jajaran ini dihadiri Karo Sumber Daya Manusia (Karo SDM), dan Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Maluku.
Selain itu, Polwan, kata Wakapolda harus menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Keberadaan Polwan bukan semata pelengkap dalam struktur organisasi, melainkan memiliki posisi strategis dalam menjawab tantangan dinamika sosial masyarakat yang kian kompleks,” ungkapnya.
Polwan harus mampu tampil sebagai representasi Polri yang humanis, profesional, dan berintegritas tinggi.
“Jangan pernah merasa di posisi kedua. Polwan punya kekuatan, daya pikir, dan empati yang menjadi nilai lebih dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan,” tegasnya.
Wakapolda mendorong seluruh personel Polwan untuk terus mengasah kompetensi dan tidak ragu menempuh pendidikan maupun penugasan di berbagai lini. Termasuk posisi-posisi yang menuntut kepemimpinan dan tanggung jawab tinggi.
“Saya ingatkan agar dalam setiap pelaksanaan tugas, Polwan senantiasa menjaga etika profesi, loyalitas terhadap institusi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam berinteraksi dengan masyarakat,” harapnya.
Lebih lanjut dirinya meminta seluruh jajaran Polwan Polda Maluku untuk terus menanamkan nilai pengabdian tulus dalam setiap langkah pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Teruslah berbuat baik. Kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas akan menjadi kekuatan terbesar dalam menjaga kehormatan institusi dan nama baik Polwan di masyarakat,” pungkasnya. (NS)





