
AMBON,Nunusaku.id,- Pendaftaran calon kepala daerah (Calkada) Gubernur-Wakil Gubernur Maluku, Bupati-Wakil Bupati dan Walikota-Wakil Walikota Ambon di KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota dimulai hari ini, Selasa (27/8) hingga Kamis (29/8).
Ketua Bawaslu Maluku Subair memastikan, pihaknya baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota telah siap 100 persen untuk mengawal dan mengawasi jalannya tahapan pendaftaran di KPU.
Kepastian itu usai Bawaslu provinsi melakukan rapat koordinasi (Rakor) dengan KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota. Serta Rakor persiapan pengawasan dengan seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Maluku.
“Minggu malam kami sudah melakukan Rakor bersama KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota. Senin malam kami juga telah selesai Rakor persiapan pengawasan dengan seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota,” jelas Subair, Senin (26/8) malam.
Demikian juga sambung Subair, Rakor bersama KPU Provinsi dengan Polda Maluku untuk pengamanan pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.
Atas seluruh koordinasi yang dilakukan itu, baik bersama KPU, Polda Maluku dan Bawaslu Kabupaten/Kota, upaya-upaya pengawasan selama tiga hari pendaftaran tentu dimatangkan secara baik.
“Pada dasarnya, Bawaslu sudah sangat siap untuk melakukan pengawasan pendaftaran Calkada di tingkat provinsi dan Kabupaten Kota,” tegasnya.
Termasuk Bawaslu dan jajaran juga tambah Subair, siap menerima permohonan sengketa apabila ada partai politik (Parpol) pengusung maupun calon kepala daerah (Calkada) yang keberatan dengan penetapan oleh KPU.
“Sekaligus juga kami siap untuk menerima permohonan sengketa jika nantinya ada parpol pengusung atau calon yang keberatan dengan penetapan KPU,” ungkapnya.
Lebih dari itu, menurut Subair, pihaknya juga butuh pengawasan partisipatif dari insan pers, stakeholder terkait apakah itu Ormas, OKP, LSM bahkan masyarakat untuk turut bersama-sama membantu mengawasi tahapan pendaftaran Calkada di KPU.
“Itu selalu penting, pengawasan partisipatif elemen masyarakat. Karena Bawaslu di provinsi hingga ke pengawas desa/kelurahan kita sumberdaya terbatas. Maka masyarakat diharapkan jadi mata dan telinga Bawaslu untuk ikut awasi jalannya tahapan itu hingga tiga hari kedepan,” pungkasnya. (NS)



