
AMBON,Nunusaku.id,- Kasus hilangnya sejumlah dokumen penting berisi data dana BOS dan DAK bidang SMK tahun 2019-2023 di Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Maluku mendapat atensi serius Gubernur Hendrik Lewerissa yang langsung meminta pihak kepolisian mengusut tuntas.
Gayung bersambut, setelah laporan masuk Sabtu 21 Juni, Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease pun melakukan penyelidikan.
Satu saksi yakni pelapor yang juga pegawai Disdik Maluku, AS telah diperiksa tim penyelidik Reskrim Polresta Ambon. Pemeriksaan diperkirakan antara Minggu atau Senin kemarin.
Diketahui, penyelidikan dilakukan setelah Polresta Ambon mendapat laporan kehilangan dokumen dari AS.
Kasat Reskrim Polresta Ambon AKP Ryando Lubis yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurut Ryando, saat ini pihak Satreskrim sementara melakukan penyelidikan terkait kasus itu.
“Iya benar laporannya Sabtu kemarin, dan terkait laporan ini penyidik telah mengambil keterangan awal dari pelapor. Intinya masih dalam tahap penyelidikan, ” jelas Kasat via WhatsApp, Selasa (24/6).
Usai pemeriksaan saksi nanti, pihaknya kata Ryando, akan mengagendakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Selanjutnya kita akan lakukan olah TKP. Perkembangannya akan kita sampaikan,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, dokumen berisi berkas dana BOS dan DAK bidang SMK tahun 2019-2023 dikabarkan hilang dari gudang Disidik Maluku yang berlokasi di Jalan Yan Paais Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Jum’at (20/6).
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh pelapor AS, pegawai Disdik Maluku ke Polresta Ambon dan Pp Lease sehari kemudian.
Dari keterangan AS, pada Rabu (18/6), dirinya diminta Kepala SMK Negeri 6 Maluku Tengah untuk membantu mencari berkas dana BOS, yang sementara berada di gudang Dinas Pendidikan.
Akan tetapi saat itu, pemegang kunci gudang tidak berada di tempat sehingga saksi tidak jadi untuk mencari berkas tersebut.
Selanjutnya, tepat di hari Jumat (20/6) saksi kembali untuk mencari berkas yang diminta. Sampai di gudang penyimpanan berkas dana BOS, saksi melihat bahwa berkas-berkas dana BOS tersebut sudah tidak ada atau hilang.
Setelah saksi mengetahui berkas-berkas tersebut sudah hilang, saksi langsung menghubungi Kepala bidang SMK, Anissa untuk memberitahukan kejadian ini kepada Kepala Dinas, James Leiwakabessy. (NS)





